Thursday, May 21, 2026

mungkin akhirnya

the happy lovers - gustave courbet (1844)


akhirnya kita akan bahagia
sama seperti yang kita khayalkan
di meja belakang kopishop kesukaanmu
setelah makan overpriced
bills on you

membicarakan tentang masa depan
yang akan kita jalani
halaman belakang yang luas
dengan rumput rapi
dan tanaman tertata
oleh tukang tamanmu

katamu kemudian kau akan membeli waktu
menghabiskan waktu untuk terus bercakap denganku
berbincang dan menghabiskan waktu 
mengetahui isi kepalaku

katamu kau akan berusaha
memahami dan menyelami hatiku,
yang dingin dan tak kau ketahui

kemudian waktu menghancurkan
semua mimpi mimpi
aku masih di sampingmu
hanya kali ini

kau pernah menghancurkan
semua mimpi 
kemudian mengais ngais sisa
dan kehilangan arah

dan kita kembali lagi
di meja belakang kopishop
kali ini kesukaanku
dan hanya diam yang kau punya
dan getir ketidakpercayaan
di kepalaku

mungkin akhirnya
semua jadi debu
tak bersisa


#16

setiap hari

aku akan menulis setiap hari
sampai aku berhenti mencintaimu
dan tidak ada lagi kata kata
yang bisa aku berikan 

bahwa pada setiap bangun dari tidurku
selalu ada satu atau dua jeda 
memikirkan betapa kau
tidak bisa menjadi 
seperti yang aku mau

dan aku akan melanjutkan hidupku
setiap hari
aku akan melanjutkan hidupku 
dan menggenangi kepalaku
dengan ingatan ingatan
bagaimana kau mampu
menghidupkan kejenuhanku
menghadapi kebosanan hidup

setiap hari
aku akan menulis setiap hari
sebagai bentuk syukur
juga bentuk keresahan
bahwa ada yang begitu 
luar biasa

pernah singgah dan mampir
mewarnai hidup
menjadikannya mekar kembali
meskipun tidak
setiap hari

#15

Wednesday, May 20, 2026

bicara

kita tidak pernah benar benar berbicara
hanya beradu memenangkan argumen
kekesalan yang kita simpan lama lama
perasaan yang mengering
dan pandanganku yang mengabur

kapan terakhirku ingat
kau pernah jatuh cinta
tenggelam dalam diriku

sedang kehadiran hanya absensi
upaya upaya merekatkan jemari
tanpa benar benar tahu
apa yang kau pikirkan hari ini

aku ingin berbicara dengan serius
dengan sepenuh hatiku
dengan sejatuhnya hatiku
bahwa rasaku masih sama
tapi kita
sepertinya sudah
tidak saling berbicara

sekedar ingin mengetahui
apa isi kepalaku
atau hal hal yang terus
membuatku menggenggam 
tanganmu
sedang pelukmu telah jadi dingin
dan kau mengakhiri percakapan

#14

kota yang tergenang

 

kota ini akan tergenang malam ini
karena kesedihan tidak berhenti mengairi 
seluruh kota ini
dengan cita cinta dan kesedihan
mengalir deras terbawa angin
di mata air yang laju dan tak berhenti

apakah matamu telah melihat
semua perasaanku yang tumpah 
dan menggenangi kota ini

sedang kau hanya berhenti sejenak
kemudian melanjutkan perjalanan
lantas apa yang  harus aku lakukan 
dengan semua perasaan

menggantung dan menggenangi
seperti dosa yang tidak lagi tertangani 
bagaimanakah menghentikan laju 
semua perasaan yang tumpah
tak tahu ingin kemana

sedang kau tidak lagi punya apa apa 
dan menawarkan apa apa
barangkali menyeka air mata
yang terus menggenangi
seluruh kota ini

13/05

Sunday, May 17, 2026

pulang

 


sudah pukul dua pagi
dan kau belum juga pulang
tertambat masa lalumu yang kelam
tapi juga membuat kau
jadi dirimu yang sekarang
dingin hampir tak berperasaan

tapi di tiap gelap yang pekat
kunikmati samar samar cahaya hangat
yang tak pernah menyilaukan terlalu terang
cukup untuk duniaku yang silau membutakan

gelagapankah aku menunggumu pulang
khawatir takdir gagal kembali 
merajut benang tipis berisi kesenangan
apakah hanya milikku saja

berdebarkah kau beranjak pulang
tempat aku selalu menunggumu datang
dan siap dengan sepiring makanan
yang selalu kau pesan dalam kelaparan

bisakah aku memecahkan teka teki
bagaimanakah isi kepalamu
yang selalu memperhitungkan 
hal hal yang di luar kepalaku

bisakah aku menyimpulkan pertanyaan
bagaimana isi hatimu
yang selalu merasakan 
hal hal yang luput kuperhitungkan

pulang
di antara banyak hal yang kuinginkan
mungkin aku hanya ingin kau pulang.

12/05

tertinggal

 

farewell (Adieu!) (1892)
By Alfred Guillou

tertinggal seperti
pergi di lorong pikiran
yang jauh sejauh kau
mampu mengingat
tapi yang bisa terekam
dan kau panggil 
hanya kekosongan

kehilangan seperti 
ruang hampa udara
yang tidak memiliki apa apa
sedang dalam seisi ruang yang ramai
hanya kau yang mengetahui
telah ada sesuatu 
yang tidak lagi kau miliki

wajah yang jarang tersenyum
tapi selalu memperhatikan 
dan menambal luka luka
di hatimu

wajah yang datar dan dingin
tapi selalu mencari cari cara
menenangkan kekalutanmu
dengan cara yang kadang juga
berbeda tapi tetap kau pahami

mungkin dunia begitu kencang berlari
dan kau akan selalu tertinggal 
memahami hidup
yang akhirnya
hanya bisa kau syukuri
dan pelajari belakangan

11/05

Friday, May 15, 2026

khayalan


bangun pagi menghirup kenyataan
menyapu dan memberi makan ikan
sementara lubang dinding harus ditambal
dan ac bekas menetes

komputer dibuka dan menautkan pencarian
harus bermimpi apa hari ini
lari dari realita
gaji hanya diputar membayar
waktu yang panjang dan usia
yang memakan masa 

perlu reinkarnasi hingga kehidupan keberapa
pemasukan akhirnya berlipat ganda 
mampu merasakan kehidupan 
seperti dalam internet
dan mampu hidup bebas
dalam petualangan demi petualangan

bersyukur bangun menghirup pagi
dan tak jadi kemalangan
tapi juga semangat untuk terus bisa
keluar dari lingkaran maju ke depan

bisakah semua khayalan 
dan yang kita idam idamkan
kejadian di hidup yang kita punya
di kesempatan kali ini?

11/05
picture source

Tuesday, May 12, 2026

mungkin, bertahan cukup



malam datang
seperti mimpi buruk
yang dipaksa ditonton
berulang ulang

mempertanyakan hidup
kenangan kenangan
yang tidak bisa lagi 
kita ulang

hidup berhenti
secepat kita alpa 
menggenggam dan mengetahui
hilang dalam genggaman

dan kita dipaksa menonton
yang telah lewat dan berlalu 
berulang ulang

mungkin, bertahan cukup
patriotik untuk dilakukan
untuk diri sendiri
berdiri di kaki kaki rapuh
yang rentan dan lemah
tapi juga kurang ajar
untuk berani punya mimpi
dan melangkah

pada masa depan yang jauh
dulu rasanya begitu jauh 
dan tidak diketahui
sekarang dijalani dengan keras
dan tertatih tatih

mungkin bertahan cukup
menjalani mimpi mimpi dahulu
mencapai apa apa yang di angan
kemudian bertahan cukup 
sudah lebih dari cukup

10/05

Saturday, May 9, 2026

mendengar FSTVLST-Dokstral

 

Sebagai generasi yang tumbuh mendengarkan album di tape recorder, menahan kebosanan jika ada lagu yang kurang disukai tapi ada beberapa lagu yang disukai di dalam satu album dan tak sabar mendengarkan lagu selanjutnya. Memiliki satu album favorit yang sanggup aku dengarkan sampai habis dan nyaman untuk didengar berulang-ulang itu cukup jarang. Satu album itu harus memiliki keistimewaan: semua rangkaian lagunya 'masuk' ke telinga dan selera personal. Beberapa tahun terakhir, album yang aku sukai full sealbum dan diulang ulang versi Indonesia adalah Danilla di Album Fingers dan Stars and Rabbit di Album Constellation. Beberapa lagu kadang hanya kita sukai di lagu hits andalan, tapi satu rangkaian album yang tidak bisa kita skip adalah sebuah pengalaman yang menarik buatku. 

Fstvlst termasuk salah satu band rock yang baru masuk dalam radarku meskipun ini merupakan album ketiga mereka. Tapi ini adalah starterku dalam mendengarkan karya mereka, musisi jogja yang juga dibantu oleh Iga Massardi, yang aku sukai juga dengan Barasuara-nya. Cukup ada vibes 'barasuara' nya, rock yang nyaman di telinga untuk didengarkan secara 'keseluruhan'. Dengan lirik-lirik yang puitis dan 'dipikirkan', memiliki ide ide yang ingin disampaikan. Padu padan yang menarik antara melodi dan lirik yang cukup menyenangkan untuk didengarkan penikmat musik di sepanjang perjalananku di mobil dan beres-beres rumah di akhir pekan tanpa harus 'skip' lagu yang kurang aku suka. 

09/05

Thursday, May 7, 2026

mimpi buruk

 


beberapa hari ini aku beberapa kali mimpi buruk. ini membuat aku jadi butuh tidur lebih lama di siang harinya. perasaan gelisah dan tidak nyaman jadi menghantui. terutama hal hal di masa lalu yang datang kembali dan perasaan perasaan yang tidak selesai, mungkin tidak akan pernah selesai. seperti hidup yang terus bergulir entah kita siap atau tidak. dia terus maju. meninggalkan luka dan berdarah darah. kadang kita berjalan saja melanjutkan hidup dan berpura pura tidak pernah terjadi apa-apa. menyimpan memori di sudut kepala dan tak membukanya lagi. kemudian kita tertidur dan memori itu menggedor gedor ingin keluar. mungkin, ternyata mimpi yang terburuk adalah ingatan yang indah. ingatan indah dan bahagia yang tidak akan pernah terjadi lagi. dan kita, yang tidak akan pernah bisa lagi kembali.

08/05

libur

hari ini aku libur
meliburkan diri dari kerja yang panjang
pagi yang berat dan air yang dingin
dan berlari, tidak tahu kapan 
akan sampai dimana

mimpi buruk seperti lembar lembar buku
yang bosan, panjang dan bertele tele
tapi harus kubaca dan terus menyakiti
perasaan dan kepalaku

hari ini aku libur
tak ingin berpikir
dan khawatir untuk besok
atau akan sampai dimana

cukup satu langkah ke depan
memaksakan kakiku terangkat
dan menjalani hidup

hari ini aku libur
beristirahat dan mengumpulkan tenaga
semoga besok cukup kuat
menghadapi hal hal yang ringan
dan hal hal yang menjadi berat

07/05

Wednesday, May 6, 2026

berhenti

mungkin kita akhirnya akan menemukan alasan itu
alasan yang akan selalu bisa kita keluarkan
pada malam malam kita menginginkan
hal hal yang pernah terjadi

alasan yang cukup
diantara banyak hal menyakitkan yang telah terjadi
mungkin kita cuma butuh alasan yang cukup
untuk mengetuk hati kita
dan kembali 
menyayangi diri sendiri

mungkin kita akhirnya akan berhenti
mengasihani diri sendiri dan menjadi egois
melenceng dari skenario yang telah kita buat sendiri
tidak jadi yang paling baik hati
tapi yang paling berani
mencintai diri sendiri

mungkin akhirnya kita akan berhenti
pada hal hal yang klise dan tak lagi punya arti
pada usaha usaha yang tidak membuahkan hasil
pada kata kata mengetuk pintu
untuk rumah yang telah ditutup dan ditinggal pergi

mungkin akhirnya kita akan sadar dan berhenti
beranjak bangun dari mimpi
dan berlari
mengejar lagi hari ini

06/05

Tuesday, May 5, 2026

menenangkan diri

dunia jungkir balik dalam satuan detik
terurai dalam detik detik yang enggan 
hari manusia yang berteka teki 
atau mungkin kita yang belum paham

siapa yang akhirnya bisa memecahkan
apa yang tersimpan di dalam hati

waktu bukan hanya milik kita sendiri
tak pernah punya nilai tukar untuk ingin diri
mungkinkah pada akhirnya dadu 
berpihak pada kita

sedang waktu memacu kencang
dan kita kadang tidak lihai
menenangkan diri

takut takkan sampai
dan tak mendapatkan
semua yang kita idamkan
sedang waktu habis dan terburai

mungkin jeda harus diurai
waktu ditarik kembali
agar bisa menenangkan diri
diberi jarak lengang
untuk memahami kembali
mungkin yang kita kejar
bukan lagi yang kita cari cari

05/05

sia sia

malam malam menanyakan kabarmu
mengais-ngais perasaan
mungkin ada tersisa untukku 
sedikit terasa di hatiku

untuk pergi cukup sulit 
untuk tinggal lebih sakit

berat mungkin beban
yang akan menguatkan langkah
setiap kali terasa menusuk di jantung hati

apakah semua yang kita lakukan
hanyalah kesia-siaan 
berartikah semua peluh 
dan lelah berjuang satu kali lagi
untuk mimpi mimpi
yang membuat kita tersenyum
atau sekedar menghangatkan hati kita
membayangkan masa depan
yang semakin hari
semakin kelabu

bagaimanakah memimpikan
ketika hal hal yang kita takutkan
terus berbisik di telinga
semua akankah sia sia?

04/05

Saturday, May 2, 2026

di tanganmu

 


di tanganmu
aku hidup serupa mimpi
hanya menunggu gelombang datang
menggerus habis kesadaran

bahkan tak bisa menebak
hari ini apakah kau akan datang
atau hanya menjadi bunga
di tidurku yang sebentar sebentar

di tanganmu semua takdirku 
tertulis dieja kata per kata
menusuk di ujung pena
menangis dan berdarah darah

sedang kau menari di atas
goresan yang menyayat
seluruh jalan cerita
di alinea singkatku

di tanganmu
hanya bisa kugenggam
semua perasaanku yang rapuh
dan luruh berkeping keping
setiap kau datang
atau memberikan balasan
pada perasaan perasaan

mungkin besok akhirnya kau mau 
menyerahkan seluruh takdirmu
dan akhirnya bertaruh
pada tanganku

03/05

Friday, May 1, 2026

aku sudah tidak punya pacar

malam hanya habis begitu begitu saja
sedang pagi datang pelan dan terlambat
istirahat sebentar kemudian dikejar waktu

aku sudah tidak punya pacar,
kuputuskan untuk bersamamu
tapi tidak juga ada sepatah dua patah kata
pujian atau penghiburan
yang mampu kau berikan

aku mencintaimu 
mungkin di kepalaku saja
di tempat semuanya asik
dan semua yang kau lakukan
adalah betul semua 
di mata kudaku

aku sudah tidak punya pacar
mungkin memutuskan untuk sendiri
dan tak menerima yang menyakiti hati
juga yang tak bisa memberi jawaban pasti
tentang apa yang tersembunyi di isi hati

aku sudah tidak punya pacar
apakah hidup jadi kurang bisa dinikmati
cinta juga bisa datang dari hal hal lain
seperti pula perhatian dan kasih sayang

aku sudah tidak punya pacar
tak ada lagi toleransi 
untuk hal hal yang menyakitkan hati
aku ingin berjalan di kaki sendiri
berlari, berdansa, beromansa
dengan yang membuat debar di hati

jadi orang bebas yang,
masih punya tabungan cinta
suatu hari, jika semesta ramah
dan keberuntungan berpihak lagi
mungkin aku akan memiliki satu,
yang betul betul pasti

02/05

pulih

mungkin kita 
tidak akan pernah benar benar 
pulih dari luka

tidur yang tidak pernah nyenyak
luka yang lebam biru dan membusuk

sakit yang membuat kita
tanpa sengaja juga
menyakiti orang lain

mungkin diantara kesakitan itu
kita juga telah membusuk
tenggelam dan tak bisa keluar

matahari mungkin tidak akan
mampu lagi menerangi
sudut remang muram
yang tak membuka pintunya

mungkin kita tidak pernah pulih
dari luka dan dosa mengulang
terus diulang hingga tak ada rasanya

1/5/26