Tuesday, July 21, 2026

kau tidak pernah bicara

ku anggap misteri 
semua yang tidak kau katakan
juga semua yang kau berikan
tanpa terlalu banyak penjelasan

mungkin aku sudah terbiasa
dan belajar menerima kenyataan
kau tak pernah lagi bicara
seperti pertama aku mengingatmu

mungkin kau jadi pengecut
untuk dengan lantang
berani menginginkanku
dan aku pun membungkam mulutku

biar kita sama sama tidak berbicara
dan memenangkan semua hal dalam hidup
yang bisa kita menangkan

mungkin aku yang jadi pengecut
tak mau kehilangan dan telah lama bertaruh
dan kau pun tak bicara
dan kita, 
melanjutkan hidup.

#18

Monday, July 20, 2026

kumulai dari nol.

hitungan selalu kumulai dari nol
biar kubuang rasa sombong dan jumawa
jauh di dalam hatiku
tetap jadi manusia gagal
tidak tau apa apa

hitungan selalu kumulai dari nol
karena pengalaman mengajarkanku
semua bisa dengan mudah hilang 
dan kita tak pernah memiliki apa apa

hitungan selalu kumulai dari nol
agar timbangan terukur
tak pernah memberatkanku
untuk kembali atau pergi

hitungan selalu kumulai dari nol
dan penyimpanan yang kosong
untuk memungut rasa dan pengalaman
kemudian dengan mudah kulepaskan

dan hitungan
kembali kumulai dari nol
dan aku, menata diriku yang pecah
satu demi satu.

#17

berhenti

mungkin berhenti bertanya adalah bagus
menghilangkan rasa tidak enak
mungkin itu sebabnya banyak orang 
jadi pendiam setelah dewasa
setelah sebelumnya begitu periang

mungkin ada satu orang
yang membuatnya jera 
bertanya atau berkata kata
dan melukai harga diri dan hatinya

sebelum menjadi dewasa 
dan begitu hati hati memilih kata kata
atau menjadi lebih bijak
berpikir lebih keras dari sebelumnya

mungkin waktu yang menampar
dan memaksa belajar
jauh dari titik terendah
dan kemudian semuanya berhenti
menjadi orang yang cerewet
dan bertanya tanya
atau perduli

pasti sudah jera
melangkahkan kaki 
atau membuka mulut
lebih baik berhenti

dan hidup lebih lama,
untuk diri sendiri.

#16

Wednesday, July 15, 2026

kesabaran

sedikit demi sedikit
kesabaran tergerus
atau tidak lagi peduli
pada layar di tangan
dan tontonan di depan

hal hal yang diketahui
membuat frustasi
semakin diketahui
kesabaran yang panjang
dan tidur yang kurang

bagaimana cara hidup yang tenang
pada ombak yang terus datang
dan angin yang menuntun gelombang
mungkin kesabaran adalah
kemampuan kukuh berdiam
terperangkap dan kesepian

jauh dari huru hara
sudut yang tenang 
dan menunggu
menyimpan gelombang

hingga nanti badai di mimpi 
dan ombak terpecah
sampai di ujung pantai
kemudian matahari tenggelam
dan hanya tersisa kita
di ujung ujung kesabaran

1507'

Tuesday, July 14, 2026

manusia tolol.

pertanyaan demi pertanyaan
dicekoki ke tenggorokan
berkali kali seperti 
anak nakal yang bingal
atau orang tua keras kepala
dan atasan yang kolot dan sok tahu

standar burukmu ditempel
pada hidup yang megah dan hebat
menyeret nyeret orang tak begitu kau kenal
untuk duduk setara dan ditertawakanmu, kau pikir
menambal kegelisahan dan ketakutan
akan hidupmu yang kacau balau
sedang kau menangis diam diam 
di tempatmu yang malang

harusnya aku sedikit kasihan
atau balas melemparkan 
perkataan perkataan
menyamaratakan keadaan

tapi hari ini
hanya berusaha menjawab ramah
sambil tersenyum memaafkan kebodohan
mungkin hidup bukan tentang kita saja
dan aku memaafkan dan memaklumi
basa basi tolol yang tiap hari dilontarkan 
berulang ulang hingga telingaku berdenging

mungkin suatu saat akan kuludah
dan kuinjak semua harga dirimu
yang rendah dan ketakutanmu
sebagai manusia yang gagal.

tapi hari ini aku diam saja
dan tersenyum ramah agar sama sama menipu
kepura puraan dan memaklumi
semua kebodohanmu

1307'

Sunday, July 12, 2026

kemungkinan kemungkinan;

seperti jatuh cinta dan 
melakukan kesalahan berulang ulang
adalah sebuah pilihan 
kemudian hati yang selalu kembali
mungkin adalah campur tangan takdir

sedang manusia lemah tak berdaya
bertahan menjadi kuat
semampunya saja

karena percuma menahan laju arus
atau dengan berani menahan laju angin
dan hal hal yang tidak bisa 
kita lawan

sedang perasaan adalah hal hal 
yang tinggal bersama kita
dengan lebih dalam lagi
lebih lama lagi

bisakah aku mencintaimu,
satu kali lagi
sebelum waktu habis
dan tidak ada lagi kesempatan
menjalani hidup

atau hanya kekosongan 
dan pertanyaan pertanyaan
yang akan terus datang
mengetuk pintuku
yang tidak pernah terbuka

satu hari dalam takdir
dan hal hal yang janggal
keajaiban masih
mungkin saja terjadi

1207'

Saturday, July 11, 2026

tinggal

malam ini apakah kau tinggal
menemani duka lara 
dan diam

apakah keberadaan
cukup bisa memuaskan
dan meredakan
semua kesepian

sedang di setiap keluhku
kau perintahkan untuk diam
dan aku telah patah hati
berkali kali

adakah artinya kau tinggal
dan mencari keberadaanku
untuk kemudian kau abai
dan aku tidak tau lagi

bagaimakah kabarmu
apakah yang ada di pikiranmu
siapakah yang menyakiti hatimu
kemanakah kau akan pergi 

di antara gelap ketidaktahuanku
rasa penasaran dan cinta
yang telah aku matikan
aku ingin kau tinggal,
sedikit lebih lama
melepaskan
untuk hal hal
yang tidak lagi
aku percayai

1107'

mati rasa

perasaan pernah jadi indikator
paling utama dan dielu elukan
setiap ia datang meronakan pipi
dan jatuh cinta seperti 
di atas dunia

jatuh cinta pernah jadi yang paling indah
ketika tidak ada kalkulasi dan yang datang
membawakan bunga paling harum
berusaha jadi yang paling keras 
menuruti semua impian dan keinginan

jatuh cinta pernah jadi yang paling gigih 
memperjuangkan cita cita 
memiliki hidup bersama dan hanya berdua
membangun hidup penuh cinta

jatuh cinta pernah jadi yang paling berani
datang ke rumah dan meminta 
untuk menemani sepanjang masa

kemudian cinta pernah jadi yang paling
menyakitkan

ketika ia jadi dingin 
dan hati berpaling 
ketika cuma jadi tempat lari
dan singgah sebentar
memuaskan hati

kemudian cinta pernah jadi yang paling 
membingungkan

ketika kata kata hanya bualan 
dan janji janji tidak lagi ditepati
pada rasa yang mati
ada cinta yang lain hidup kembali
mencintai diri sendiri 
lebih banyak dan dalam lagi

1007'

kesalahan kesalahan

beberapa cobaan datang 
sekali dua kali, berkali kali
datang dengan wujud yang sama
tetap rasanya sulit 

ada kalanya ia datang
saat perasaan terlalu lemah 
untuk menolak dan mengelak
serta mencari cari alasan

kesalahan dibuat berulang kali
direplikasi dan menambah variasi
mungkin kita yang harus terus belajar
menyesuaikan diri

kesalahan datang dan bertubi tubi
kadang terasa begitu lelah 
dan sungai yang panjang
tak mampu menampung 
air mata yang terus jatuh

serta mimpi mimpi buruk yang datang
tak memberikan kasih sayang dan pelukan
mungkin kesalahan demi kesalahan
adalah jalan panjang
mengajarkan kita
pelajaran demi pelajaran
sampai khatam

0907'

Tuesday, July 7, 2026

kesibukan

apakah kita senang
mematikan telepon genggam
dan memperhatikan
degup napasmu yang berantakan

menatap dinding kosong
dari rapat yang membosankan
kemudian memikirkan dirimu
mungkin masih disempatkan 

setiap kali kesibukan datang
dan kita tenggelam
aku ingin jadi yang pertama datang
memesan tempat di hatimu

menenangkan lelah dan sendumu
berbicara tentang apa yang bukan kamu 
di sela sela kesibukan
sanggupkah kita menyisihkan waktu luang

atau cinta hanya sekedar bualan belaka
begitu angin datang, ia segera tergantikan
apakah aku yang akan kau pikirkan
di malam malam yang panjang
di sela sela kesibukan yang panjang
dan cinta yang datang
mungkin tiga kali seminggu

0807'

Monday, July 6, 2026

bulan madu

seporsi kemenangan
terbangun dan diinginkan
pertanyaan yang akhirnya dijawab
kedewasaan yang akhirnya
mengantarkan pada pertanyaan
apa yang kau inginkan, 
apa yang aku inginkan?

sekarang tinggal jemari 
dan kehangatan menggenapi
semua celah lubang nelangsa
di hati

sampai kemana akhirnya?
apakah kita akan mengetahui 
ujung perjalanan

sementara roda masih berputar
dan aku terus belajar
bagaimana cara 
memenangkan pertandingan

atau bahkan mungkin 
meninggalkan pertarungan
bulan madu di awan biru
tumbuh malu di semak perdu
waktu telah lama meninggalkan kita

dan cinta seperti putik putik mekar
terbang berdansa terbawa angin

0707'

Sunday, July 5, 2026

kabar

kuharap kau memberikanku kabar
sepatah dua patah kata
menginformasikan keberadaanmu

apakah masih bernapas
atau ditelan kesibukan
atau menghabiskan waktu
dengan orang lain selain aku

mungkin aku akan cemburu
dan menahan perasaan 
tapi terus kabari semua
yang kau alami hari ini

keresahan dan kegundahan
bahagia atau nestapa
aku akan menyimak
semua duka lara

semua kan kutanggung
lebih baik daripada kehilangan
setiap inci atom dari keberadaanmu
sedikit demi sedikit mengikis 
perasaan perasaan ganjil di hatiku

kabari aku sebagai caramu
menyukai atau mencintaiku
sedikit pun cukup
lebih banyak lebih baik

selagi aku mau
selagi aku mampu

0607'

kerja

aku ingin terbangun besok pagi
bersiap di jam lima pagi 
mandi dan sarapan pagi
hasil masakanku sendiri

tapi malam ini terlalu panjang
dan dua pertandingan sepak bola
mungkin menarik mataku 
yang ingin tidur

diantara keseruan keseruan
melihat dua puluh dua orang
lima tahun sekali 
dan ambisinya 
menjadi yang terbaik
tunggang langgang

sedang aku menonton 
di layar kotak dan menertawakan 
kesalahan ataupun hal hal di luar dugaan 
dan mengasihani hal hal kecil
penentu kemenangan 

sedang lari dari hidupku
besok pagi harus berjuang bangun pagi 
dan mengerjakan hal hal 
memperjuangkan hidupku sendiri
mungkin aku yang harus 
menertawakan diri sendiri

0507'

gelap

cahaya di kota ini 
telah padam 
dan keserakahan 
menggerogoti kayu kayu lapuk

menginjak injak kotoran
dan tertawa tawa 
di atas penderitaan

cahaya kota ini
telah lama padam
sedang dengan perutnya
yang buncit dan kancing
yang hampir tak bisa menutup
ia tertawa mengejek

bahwa ada cara rahasia
dan ia kan selalu menang
seperti hal hal kebatilan 
dan semua kecurangan
banyak yang akan lari
dan mencari untungnya 
dimana mencari 
hidup yang paling baik

bagaimana bertahan
di kota yang lampunya telah padam
sedang yang tersisa hanya 
kunang kunang kecil
sulit menunjukkan jalan
mana yang harus 
kita terjang

0407'

tenang

yang kucari di tengah riuh 
serta gemerlap lampu 
membutakan mataku

ternyata cuma tenang
yang kutunggu
serta laut yang biru
mendamaikan kalutku

banyak yang kucari cari
kupikir ku butuh 
tidak akan bisa hidup
tanpa banyak hal

ternyata cuma tenang 
sedikit demi sedikit
bisa aku genggam

memeluk diriku sendiri
untuk meredakan 
semua keluh kesah
yang dibisikkan hatiku

suara kecil yang dibisikkan 
dari diriku yang kecil
dan gagah berani
bahwa tenang
ada di dirimu

dan jika kau dengar
kita akan selalu siap
menghadapi riuh dunia

0307'

Thursday, July 2, 2026

hari hari yang normal

angin tak dapat dibaca
begitu pula dengan badai
yang bisa saja tiba tiba
datang tanpa diundang

sedang peramal cuaca
kehabisan akal 
menebak nebak
pada data data 
di genggam tangan

kadang bunga bunga mekar
padahal belum jam nya 
yang telah dihitung 
masih banyak tanda tanya
di hari hari normal 
yang tidak diketahui

lantas bagaimana rasanya
memiliki pegangan 
yang tak pernah meyakinkan
atau pada ranting demi ranting
kita meletakkan keyakinan
akan kuat menampung
semua persinggahan

mungkin pada sayap yang kuat
tiap hari harus kita siapkan
untuk lepas dan terbang
akhirnya ke angkasa

0207'

masa kecil

cuma bayangan 
sejauh yang bisa diingat
dan perasaan perasaan

mencoba menata ulang 
kepingan teka teki 
bertanya kenapa 
sampai di hari ini

sedang pertanyaan pertanyaan
tak bisa lagi dijawabkan 
mungkin lebih baik kita
membiarkannya mati 

dalam kenangan 
yang tidak diingat ingat lagi 
beberapa gambar ditayangkan
saat cuaca mendung 

dan perasaan perasaan 
bertamu dan menyelimuti
sedikit demi sedikit 
menghangatkan hati 
di malam yang terlalu dingin 
lilin lilin kecin 
cuma bisa jadi terang

0107'

Sunday, June 7, 2026

SeriesTime : Teach You A Lesson (2026) #netflix

 





Series ini menawarkan sesuatu yang klasik nan esensial: Harapan. Bahwa di tengah keputusasaan para 'murid' korban bullying, sistem yang korup dan guru yang tidak berdaya (bahwa pergeseran nilai penghilangan 'kekerasan/hukuman fisik' membawa masalah sosial baru: ketidakberdayaan guru). Hal ini mungkin menjadi nilai yang juga 'relate' di Indonesia. Carut marut masalah pendidikan, menteri pendidikan yang terseret KPK, entah karena kasusnya maupun politiknya, tetap saja menambah carut marut pendidikan yang rasanya tidak ada lagi harapan ke depan. 

Di series ini, harapan itu dimunculkan. Eskalasi kasus bullying yang ditarik hingga batas : kasus pembunuhan/penusukan Guru oleh Muridnya. Yang ternyata, guru ini adalah anak dari seorang ayah yang akhirnya menjadi Menteri Pendidikan, dan memiliki tunangan yang adalah seorang Tentara Kopasus. Latar belakang yang tragis sekaligus miris, haruskah seorang pejabat memiliki 'latar belakang' yang dramatis ini untuk bisa mengubah dan memperbaiki sistem dengan semangat se'total' ini? 

Karena ternyata, dalam politik (di drama ini), tidak cukup hanya bekerja dengan baik, dengan moral dan alasan yang baik. Seorang Menteri juga harus punya strategi yang cukup kuat untuk memiliki dukungan politik dan back up tim dengan moral yang sama. Bahwa, masih ada harapan untuk melawan 'corrupted system' dan orang-orang yang berjejaring dengannya. Harus dituntaskan hingga akarnya. 

Pahlawan di lapangannya, tentu adalah orang yang turun langsung di lapangan sebagai Biro Perlindungan Hak Pendidikan alias tunangannya guru yang ditusuk oleh muridnya itu. Tetapi, tidak bisa dipungkiri peran Menteri Pendidikan dalam memberikan kewenangan dan alasan untuk memperbaiki sistem pendidikan inilah yang menjadi highlightnya. 

Selain disuguhkan aksi berantem ala murid-murid preman ataupun anak 'STM' Mobil di sekolah yang paling buruk, kita juga disuguhkan oleh 'pschological terror' oleh murid wanita yang menjebak dan manipulatif. Kita dibawa menyelesaikan layer masalah satu persatu, dengan 'menghabisi' macam macam 'monster' di dunia pendidikan. 

Mungkin, benar kata pak Hwajin, untuk menghadapi 'Monster' kita harus menurunkan 'Monster' untuk bisa melawan dengan sepadan. 

4,8/5 *veryrecommended

Tuesday, June 2, 2026

yang bertaruh, yang bertarung

mungkin kita akhirnya memerlukan 
sedikit ambisi dan hasrat membalaskan dendam
diremehkan dan dijadikan bodoh
didikte memandang rendah diri sendiri

dan semua orang melompat
menginjak-injak
agar jadi lebih tinggi
diumpan lewat remah remah roti

mungkin kita akhirnya 
harus jadi penjahatnya
agar takdir bisa bergeser sedikit 
dan kelegaan mampu menyusupi
keresahan yang tak kunjung
tertambal kalimat kalimat penenang

mungkin akhirnya kita harus jadi 
pemeran utama 
di hidup yang kita pikir dan rancang sendiri
sedang musuh menyerang
menginjak sekaligus mendekap
bagaimana kita mampu bertahan
dan menyelamatkan diri 
di sisa sisa kekalahan

mungkin damai akhirnya
bisa kita temukan
di pertarungan nanti
yang akan selalu kita siapkan

#junidua