apakah kita senang
mematikan telepon genggam
dan memperhatikan
degup napasmu yang berantakan
menatap dinding kosong
dari rapat yang membosankan
kemudian memikirkan dirimu
mungkin masih disempatkan
setiap kali kesibukan datang
dan kita tenggelam
aku ingin jadi yang pertama datang
memesan tempat di hatimu
menenangkan lelah dan sendumu
berbicara tentang apa yang bukan kamu
di sela sela kesibukan
sanggupkah kita menyisihkan waktu luang
atau cinta hanya sekedar bualan belaka
begitu angin datang, ia segera tergantikan
apakah aku yang akan kau pikirkan
di malam malam yang panjang
di sela sela kesibukan yang panjang
dan cinta yang datang
mungkin tiga kali seminggu
0807'
No comments:
Post a Comment