Showing posts with label #poeticjournal. Show all posts
Showing posts with label #poeticjournal. Show all posts

Thursday, July 2, 2026

hari hari yang normal

angin tak dapat dibaca
begitu pula dengan badai
yang bisa saja tiba tiba
datang tanpa diundang

sedang peramal cuaca
kehabisan akal 
menebak nebak
pada data data 
di genggam tangan

kadang bunga bunga mekar
padahal belum jam nya 
yang telah dihitung 
masih banyak tanda tanya
di hari hari normal 
yang tidak diketahui

lantas bagaimana rasanya
memiliki pegangan 
yang tak pernah meyakinkan
atau pada ranting demi ranting
kita meletakkan keyakinan
akan kuat menampung
semua persinggahan

mungkin pada sayap yang kuat
tiap hari harus kita siapkan
untuk lepas dan terbang
akhirnya ke angkasa

0207'

masa kecil

cuma bayangan 
sejauh yang bisa diingat
dan perasaan perasaan

mencoba menata ulang 
kepingan teka teki 
bertanya kenapa 
sampai di hari ini

sedang pertanyaan pertanyaan
tak bisa lagi dijawabkan 
mungkin lebih baik kita
membiarkannya mati 

dalam kenangan 
yang tidak diingat ingat lagi 
beberapa gambar ditayangkan
saat cuaca mendung 

dan perasaan perasaan 
bertamu dan menyelimuti
sedikit demi sedikit 
menghangatkan hati 
di malam yang terlalu dingin 
lilin lilin kecin 
cuma bisa jadi terang

0107'

Saturday, April 25, 2026

Cara Tertidur Lelap dan Tidak Lagi Jatuh Cinta

 



mungkin malam ini lebih baik
tertidur seperti tidak akan bangun lagi
pada kosong dan kehampaan kehampaan
melupakan hati yang telah patah 
dan tak ingin lagi jatuh dan gagal
pada liang yang menguburku hidup hidup

mungkin malam ini lebih baik diakhiri
pada keputusasaan dan kecewa 
yang menggema di tembok tembok putih
gelap dan kosong

mungkin perasaan yang lebih baik akan datang besok
atau beberapa menit lagi
pesan yang lebih baik akan datang
membawakan kabar baik
yang tidak pernah dibayangkan

mungkin hidup harus menunggu 
satu putaran dadu lagi
untuk akhirnya menunjukkan angka enam
dan semua keberuntungan
berada dalam genggaman

mungkin malam ini sudah waktunya 
beristirahat dan memejamkan mata
sebentar dan menepi dari semua
kebisingan.

mungkin malam ini sudah saatnya
tertidur lelap, dan
tidak lagi jatuh cinta.

GCA18625042026

Tuesday, September 24, 2024

untuk hari yang baru

 


selalu ada kesempatan, harapan pada lembar yang baru. disisipkan pada langkah yang terjungkal. bagaimanakah caranya hidup dengan selamat. sedang otak memutar cara dan berkhianat untuk hanya sekedar bertahan dan berpegang, pada hal hal yang nyaman dan mematikan.

untuk hari yang baru yang tak akan pernah benar benar kita mulai. untuk keragu-raguan yang merupakan insting pertama kita untuk tak terjun langsung ke alam yang tidak diketahui. untuk perasaan gundah, bimbang dan tak tenang yang menghantui sepanjang jalan yang kita lewati. 

rasanya buntu saja. penghabisan jalan dan waktu yang telah berdetak pada detik terakhir. petualangan yang tak mungkin lagi kita mulai dari awal. penyesalan, kekecewaan dan keputusasaan, pada keringat terakhir yang tertumpah di percobaan.

mungkin kita harus menemukan ceruk dasar lobang terpentok hingga tak ada lagi jalan selamat. hingga satu satunya pilihan hanya menetap pada ceruk gelap yang telah membuat kita mampu bertahan dan melanjutkan hidup.

suatu saat akan datang matahari yang membuat kita lupa pada panas yang pernah datang terlalu terik, dan hujan yang terlalu kencang membuat kita menggigil. dan semua duka termaafkan. hari terganti, dan kita mulai semua dari awal lagi.

136/366

Tuesday, September 10, 2024

yang tergenang, yang terkenang

aku tau dia akan menertawakan semuanya, hal hal kecil yang istimewa untukku. menghabiskan malam mendengarkan ceritanya. duduk di sofa dan menonton film yang telah dia tebak alurnya. masih perjalanan yang jauh untuk mendapatkan hatinya, katanya. untukku semua duniaku berputar pada porosnya, sedang ia tak akan mau repot repot, menanggung duniaku. 

dari awal telah dikatakan, semua yang akan menjadi akhir dari perjalanan. semua rahasia cerita telah dibocorkan di awal. semuanya akan sia-sia. 

kadang kadang aku masih keras kepala sedikit, berharap perasaan perasaan hangat yang aku rasakan dari dirinya. tulus dan akhirnya sedikit mau berupaya, membalas genggaman tanganku. tapi salahku terlanjur fatal, dan hanya aku, yang tenggelam sendirian. mungkin dari awal ia memang tak pernah benar benar melihatku. dan semua kata kata yang tak ingin ia katakan, dan semua kepedihan yang ia tawarkan, akan benar benar ia berikan. aku harusnya percaya. 

setiap kata dan usaha telah aku upayakan, berharap ada jalan yang terang, di ujung lorong gelap panjang, yang susah payah aku lalui sendirian. tapi ia menutupnya, hingga tak ada lagi cahaya, yang akan membantuku menggapai permukaan.

akhir yang telah ia duga, dan sedikit aku duga. datang bersandar dan memaksaku melepaskan semua harap dan keinginan. apa yang untukku, tak akan melewatkanku. apa yang bukan untukku, pada akhirnya akan meninggalkanku. hanya saja, kali ini tetap saja kehilangan itu datang. seperti rongga rongga kosong yang menyesakkan perasaan. ingin menyesal dari awal agar tak menyambut perasaan itu datang, tapi semua upaya terbaik telah aku lakukan, dan aku tak akan pernah, jadi orang yang akan menyesali semua yang telah terjadi. aku telah berjuang, sebaik-baiknya, sehormat-hormatnya. di pertempuran yang tak akan pernah aku menangkan, aku takkan pernah memaksakan kemenangan itu datang. waktu yang tepat akan ada di depan, dan pada ingatan-ingatan yang tergenang, dan menggenangi malam malam panjang dan sendirian. aku akan kembali melanjutkan perjalanan.

133/366

Thursday, August 15, 2024

bulan yang baik

playlist lama itu masih terputar, 
sama seperti tahun tahun kemarin. 
kopi dan matahari yang menerawang 
dari jendela itu 
masih di tempat yang sama. 
aku pun masih disini, 
entah sampai kapan. 

hari hari yang telah lewat, 
sudut kota dengan hujan yang sama, 
perasaan perasaan yang tergenang. 
setiap hari kota menjadi baru. 
setiap hari kota menjadi bertambah kaya. 
ingatan ingatan baru, 
gema gema baru, 
perayaan demi perayaan
merayakan hidup
merayakan pergantian musim

sudut sudut baru yang baru terlihat. 
benang benang merah panjang 
tak kasat mata yang menuntun perjalanan.

kalau saja, 
kalau saja kemalangan itu tak pernah datang, 
kita takkan pernah benar benar sampai, 
ke tujuan. 

kalau saja 
kepedihan itu tak mengikis pori pori, 
sel baru takkan punya kesempatan 
untuk berganti. 

kota demi kota, 
musim demi musim, 
hati demi hati. 
semuanya benar benar berbeda, 
sekaligus sama. 

agustus kali ini, 
agustus yang lalu. 
hidup kita yang dulu, 
yang kini dijalani. 

siapa yang benar benar tahu?

123/366

Tuesday, July 16, 2024

the lightning star

once upon in a darkest night
its the warm day after heavy rain
after the lightning with a storm
there would be a short, beautiful poem
i would remember vividly 
its blackened my eyes, my whole soul
would make me wondering about it
time after time

the match lighter sit on a desk
with a dark night's view
a long long void
a bored tired question

can we survived this
or we will just meet as a star's fault
soon to be micro dust in the whole galaxy
or we can finally lighting the whole sky
exploding the substance
soon to be one of the star
completing the constellation

743
122/366

Wednesday, July 3, 2024

cara cara memulai pagi #thoughts

selasa, 2 juli 2024

mungkin secangkir susu hangat pengganti sarapan berat untuk lambung yang belum siap. menyeduh kopi bekal sembilan jam di kantor serta kesibukan-kesibukan yang menyebalkan sekaligus menyenangkan. pekerjaan yang telah dilakukan bertahun tahun, menjemukan sekaligus penuh tantangan untuk maju ke depan dan melakukan hal hal yang lebih menarik, serta kemungkinan-kemungkinan baru di pagi hari.

mungkin menyetir sedikit terlalu lamban dan lama karena pagi masih dijeda dan jadi orang yang pertama datang untuk memulai pagi dengan khidmat dan lambat. mendengarkan lagu lagu yang penuh kenangan lawas di masa muda yang penuh menyimpan perasaan-perasaan ganjil yang hampir sudah dilupakan. 

mungkin membaca koran, menghilangkan kantuk dengan lagu hindia yang protes tentang hidup dan mempertanyakan pekerjaan pekerjaan yang mundane dan klise. kemana dahaga yang ingin dipuaskan pada pencapaian-pencapaian dan ambisi itu hilang. ketika ternyata pagi rutin membosankan rupanya menarik, dan kestabilan pegangan hidup, kepastian-kepastian yang menenangkan.

hidup yang begitu begini saja, sekaligus kejutan kejutan yang menyenangkan. datang di setiap pagi, menjemput takdir yang bermacam-macam. mungkin, besok kita akhirnya sampai. 

118/366

Sunday, June 30, 2024

satu kali lagi

ingin tertidur
terlalu lelap di dekapmu
dan melupakan hari hari yang lalu

ingin mendengar
suaramu yang jarang terdengar 
dan merasuk di kalbuku 

hari ini atau esok
pada perjumpaan
semua perasaan telah
lunas disampaikan

keluh kesah sepanjang hari
serta jeda jeda panjang
tapi tak akan pernah kutemukan
satu kali lagi
yang sepertimu

cinta yang seperti itu
aku menginginkannya
satu kali lagi

yang hilang dan datang
yang cerah dan temaram
hari esok yang datang
takkan ada yang akan punya
semua persiapan

116/366

Monday, June 24, 2024

yang kali ini saja

pernah jungkir balik
jatuh dan terbang
melewati malam malam
yang begitu panjang
bersama dan sendirian

pernah begitu jatuh cinta 
dan kehilangan dalam satu 
tarikan napas

pernah harapan itu hilang
dan keputusan keputusan berani
terpaksa dilakukan

kemudian hidup hening
lalu kau datang
dari semesta
seperti telah dikenal
begitu lama
seperti mengenali
hal hal yang baru
sekaligus pengulangan 
pengulangan

yang kali ini saja
aku berdoa sungguh
untuk yang kali ini saja

115/366

Saturday, June 22, 2024

keinginan keinginan

aku ingin mencintaimu 
dengan sederhana
sesederhana tak lagi bertanya 
pada hal hal yang rumit
dan bertengkar 
tentang hal hal yang sulit dan berat
tapi tentu aku gagal

kita akan terus bertengkar
tentang hal hal kecil
tentang hal hal yang rumit 
tentang hal hal di luar pahamku

aku ingin mencintaimu 
dengan sederhana
sesederhana 
menemuimu setiap hari 
dengan mata berbinar
dan semua cerita 
yang ingin aku ceritakan
hal hal yang pilu 
dan yang aku sukai 
di hidupku

dan pertanyaan pertanyaan 
yang kau tanyakan
dan jawaban jawaban 
yang enggan kujawab

aku ingin mencintaimu 
dengan sederhana
sesederhana 
akan begitu menyenangkan 
jika kau juga senang
sesederhana 
terluka jika kau sedih
sesederhana 
dapat berbicara denganmu
dan menatap matamu

aku ingin mencintaimu
dengan sederhana
seperti ingatan ingatan
yang telah lama di kepalaku
sesederhana 
senyum yang tak mampu kutahan
tiap mengingat pertemuan demi pertemuan

aku menginginkan banyak hal 
menjalani hidup
mencintai dengan sederhana
menghabiskan waktu
dengan luar biasa

114/366

Monday, June 17, 2024

matahari tenggelam

matahari tenggelam
dan hanya aku yang bisa melihatnya sendiri
ia jatuh pada bulir bulir kecil
menyentuh dan melebur di hati

hati yang kosong 
terasa begitu penuh dan lengkap
-sekaligus sesak
khawatir akan besok dan nanti
yang tak akan diketahui

satu persatu
melingkarkan benang merah tipis
tak kasat mata
di jemarimu

kita takkan pernah bisa 
memenjarakan samudera
apalagi mendekapnya erat
memilikinya sendiri

sedang aku adalah muara kecil
di ceruk terasing di bumi
setiap hari mendoakan 
petualang demi petualangan

mungkin menunggunya di beranda
tiap petang datang 
sedikit harap 

berusaha memiliki keyakinan
ia akan terus pulang.
tiap matahari tenggelam

113/366

Thursday, June 13, 2024

hasil akhir

bagaimana bisa 
memenangkan pertandingan
belum dimulai
aku telah ketinggalan

bagaimana bisa
menyamakan kedudukan
sedang waktu berputar lebih cepat
di atas kepalamu

bagaimana bisa 
mengungguli permainan
sedang aku tak lagi ingin bermain
senang jatuh bodoh mencinta

bagaimana bisa
mengejar ketinggalan
sedang kau telah sampai
pada tujuan

bagaimana bisa
mengalah dan mengaku kalah
sedang aku mengejar hasil akhir
menunggu waktuku bersinar

bagaimana bisa 
mengalah dan menyerah
sedang aku terbakar di hadapmu
berubah rakus dan serakah
menginginkan banyak hal
membawa pulang kemenangan

bagaimana bisa
aku menang
sedang di hatiku
telah mengakui kekalahan
dari sejak pertama 
melihat wajahmu

112/366

Friday, June 7, 2024

bulan dan malam malam panjang

kesedihan telah menggenangi 
seluruh kota malam ini
mengaliri hati hati yang patah 
hingga selokan tersumbat
genangan mencemari 
muara

matahari tak bersinar cerah
mendung kelabu gelap
keriaan menemukan hobi baru
bermuram durja

hati mematahkan duri
perasaan perasaan 
melukai dirinya sendiri

serigala melolong pilu
memanggil manggil
akankah bahagia datang
dengan semu dan sementara
sedang kiamat terlihat di depan mata
mengancam satu satunya harap
yang bersinar di kota

cinta telah kalah di kota ini
para kekasih ingin mencintai yang lain
sedang perasaan tak lagi bertengger
ingin kabur melarikan diri
tak lagi ditemukan

110/366

Tuesday, June 4, 2024

terburu buru

pagi dimulai dengan lambat dan membosankan
tapi aku ingin memulainya dengan terburu buru
secepat kayuhan yang ingin sampai ke tujuan
merayakan hidup dengan riang gembira
satu kali lagi

siang dilewatkan dengan makan siang yang biasa
tapi aku ingin menceritakan hidup dengan bersemangat
penuh drama dan hal hal yang menarik
merayakan hidup dengan harap dan cemas di depan 
pada yang belum diketahui

malam dilewatkan dengan debar debar keingintahuan
tapi aku ingin melewatkannya 
dengan membuka tabir yang terpendam
penuh hal hal rahasia yang tak ingin lagi disampaikan
hidup dengan hal hal yang sejalan dengan hati
dan berani menjalaninya hingga akhir

hidup yang lambat, sendiri dan berisik
semuanya tak harus diketahui hari ini
latihan meredam perasaan-perasaan
dan api yang bergejolak
ditenangkan 
untuk lari jangka panjang

semua akan diatur 
jalan panjang di depan
tapi hari ini
ada pada
satu langkah di depan
yang akhirnya 
harus kita pecahkan.


109/366

di celah pikiran

apakah wajahku sekilas lewat
di pikiranmu yang sibuk 
di lalu lalang lalu lintas padat
yang kau lalui di jam pulang kantor
puncak kemacetan dan keributan

apakah ingatanmu sekilas memutar
lagu yang jadi latar belakang
pertemuan pertemuan rahasia
serta debat debat panjang
yang tak kunjung selesai

apakah kau masih mengingat ingat
janji janji yang pernah kau sebutkan
serta tempat tempat yang kau bilang
akan kau kunjungi bersamaku

apakah di dalam huru hara hidup
kau mengingat semua kata kata
yang pernah kau ucapkan kepadaku
ataukah aku hanya sekedar lewat
berhembus dan melegakan sejenak
masuk di celah celah pikiran

kemudian terbang dan menghilang
entah kapan lagi akan datang

108/366


Monday, June 3, 2024

cara cara untuk tidak jatuh cinta

kututup semua arsip pesan
agar tak lagi kubaca ulang
foto foto tak akan kusimpan
agar tak lagi lekat lekat kupandang 

kupenuhkan semua tenggat
jadwal pagi hingga petang
dan malam malam terbuang
pada kesibukan yang takkan terlewatkan

kuhitung semua jarak
membangun benteng pertahanan
memperkuat keamanan
perasaan yang tak akan pernah kusampaikan

kutumpahkah semua cinta
pada teman yang malang
sahabat yang kesepian 
dan orang yang membutuhkan

hanya kulihat semua kurang
kuabaikan semua kelebihan
melihat satu depak ke depan
tak jauh berangan angan

teori demi teori dihantamkan
semua strategi dipertimbangkan
amunisi telah dipersiapkan 
bekal cadangan termanfaatkan

cara cara untuk tidak jatuh cinta
kucentang semua tugas
kutunaikan semua perhitungan

hingga di ujung petang
pertanyaan terakhir itu datang;
apakah semua, pada akhirnya
akan aku inginkan

107/366

Friday, May 31, 2024

pemenang

keputusan telah dibuat
jauh sebelum pertengkaran
dan perdebatan yang panjang
malam malam terbangun 
dan patah hati

hati telah memutuskan
jauh sebelum perasaan jadi asing
dan tak ingin lagi

keputusan telah dirumuskan 
dicari cari pembenaran
mengugurkan perasaan

perasaan datang dari hati
dan kedalaman lautan tak ada ujung
bukan pula perbuatan
yang dibayar di depan

waktu telah jadi bom
menghitung detik detik penghabisan
sedang kita menertawakan
ketiadaan

argumen hanya 
justifikasi
yang akhirnya 
merubah haluan
tetap kan gagal ditebak
di menit menit akhir
juara diputuskan

siapakah yang akhirnya
akan memenangkan pertandingan
yang telah lama menunggu
atau yang terlalu cepat datang
mengubah skema pertandingan

106/366

Wednesday, May 29, 2024

selesai;

mungkin petualangan telah terlalu jauh
takut tersesat dan tak lagi pulang
sedang dunia terlalu luas
tak ingin jadi asing dan tak tau lagi

mungkin kita terlalu banyak
melakukan hal hal 
yang terlalu kita inginkan
dan lupa pada hal hal
yang harus kita lakukan

mungkin pada akhirnya
kata -cukup menemukan tempatnya
cukup untuk semua roller coaster
cukup untuk semua kegilaan yang dicoba
cukup untuk menentang diri sendiri
cukup untuk menyenangkan diri sendiri 

kita semua butuh orang lain;
banyak hal hal lain
kegilaan kegilaan lain 
hal hal normal lain

mungkin pada akhirnya
kita mendambakan hal hal yang normal
dan pagi yang biasa
rutinitas yang itu itu lagi
disiplin pada tujuan dan mimpi
yang masih panjang jalannya
dan waktu demi waktu yang akan 
kita habiskan

mungkin pada akhirnya
semua kegilaan pada akhirnya cukup
dan selesai- menemukan akhirnya
dan akhir dari sesuatu- 

selalu awal mula
untuk sesuatu yang baru.

105/366

Tuesday, May 28, 2024

vanila

kata demi kata disusun hati hati
berbaris dan sesuai urutan
langkah demi langkah
sesuai prosedur pengaturan

tapi badai datang tanpa aba aba
semua terlalu cepat porak poranda
apalagi yang bisa dipegang
selain keyakinan dan perasaan

perasaan yang seperti gelombang
mengawang dan gampang terbuai
oleh kata perbuatan dan tipuan
atau bahkan kejujuran yang terlalu
terasa seperti oase 
di tengah tipuan dan kepura-puraan

kita semua senang ditipu
jika pura pura tak tau
dan penipu handal
membagikan tipuan
mungkin sepadan

di hari hari yang membosankan
jatuh cinta yang terlalu sesuai prosedur
langkah langkah yang telah terbaca
perasaan-perasaan kecil yang tak luar biasa
yang menusuk di sela sela hari menjemukan

bolehkah jatuh cinta lagi
dengan yang tak ingin dimiliki

104/366