seperti lautan yang tiba tiba bergejolak
maafkanku tak sempat mengelak
datang menderu deru
maafkan marah yang entah kenapa datang awal
menggulung semua yang mungkin tak salah sekarang
pucuk penghujung datang dari tempat yang jauh
terpatri trauma pada hal yang sudah sudah
hati patah mendalu berulang ulang
maaf untuk amarah dari palung hitam dalam
tak sempat mengelak, tak sempat berkabar
nanti kan kuceritakan tentang hati yang telah patah
sulit berubah, tak ingin lagi mengalah
maaf untuk hati yang patah
tak semuanya salahmu, tak semuanya salahmu
cuma aku
yang datang dari hari yang jauh
yang sudah tak lagi diketahui
maaf untuk hari yang marah
maaf untuk hati yang patah
untuk hari yang lalu,
untuk hari yang akan berlalu
entah akan pulih nanti,
entah akan datang kembali
ku takkan tau
kau takkan tau
11022020
Tuesday, February 11, 2020
Friday, January 24, 2020
Masa Kecil, Membaca dan Daftar Daftar Awal Tahun
Awal tahun memang rasanya jadi waktu yang tampak tepat untuk memulai hal hal baru, well, ga baru-baru juga sih sebenarnya, kalau tidak salah mengingat, pertama kali aku 'terpaksa' asik baca adalah ketika SD, kala itu orang tuaku yang kerja pulang sore, menjemputku dari sekolah yang pulangnya siang- kemudian menitipkanku ke Perpustakaan Provinsi di kotaku, kemudian aku akan dijemput ketika mereka pulang kerja sorenya.
Aku masih ingat dengan jelas memori masa kecil itu, aku dengan rambut sebahu- bosan setengah mati, karena dititipkan- sendirian pula. Mungkin orangtuaku mengenal pegawai disana dan menitipkan untuk melihatku agar tidak kemana-mana. Sendirian, tidak ada teman sepermainan, cuman buku-buku yang membosankan.
Aku ingat memulainya jauh sebelum itu dari kebiasaan papaku yang membacakanku dongeng sebelum tidur dari kecil sebelum aku bisa membaca, aku sudah lupa ceritanya- tapi aku ingat rasanya seru dan menegangkan, karena ceritanya tentang hantu bersuara sengau yang bertamu di rumah terpencil, tau tau lantainya bolong dan kakinya masuk ke bawah kolong- kemudian aku akan tidur dan bergidik membayangkan adegan-adegan itu. Kemudian tidak sabar menunggu esok, menantikan kelanjutan ceritanya.
Kemudian pada saat dititipkan di perpustakaan itu- aku akan membaca buku-buku serial Lima Sekawan - Enid Blyton, serial Goosebumps - R.L Stine dan beberapa buku petualangan lainnya. Aku juga masih ingat pesan papa kalau kami berjalan-jalan di toko buku, selalu memberikanku 'jatah anggaran' buat memilih buku yang akan dia belikan.
Sekarang, tidak kukira aku akan memiliki profesi yang sama dengan orang tuaku, bacaan-bacaan pun hampir sama. Bahkan aku pernah membeli buku, yang kusimpan di kamar kemudian papaku ternyata membelinya juga. Ada beberapa buku yang kukira selera kami sama. Kupikir beberapa juga karena aku dari kecil juga membaca buku-buku punya orangtua sebelum benar-benar mengerti dan di bawah sadar tertarik dengan topik-topik serupa. Sebagian besar tentang sosial-politik, filsafat-agama.
Selama ini, minat bacaku masih biasa-biasa saja, membaca sesekali hingga kuliah kalau materi saja. Kadang kupikir aku ini anak rumahan, tapi senang juga menghabiskan waktu di luar rumah entah kemana, sampai ke rumah, energi sudah habis dan ingin tidur saja, mana lagi sempat membaca macam-macam.
Tapi semenjak melanjutkan magister, yang kuliahnya Jumat-Sabtu. Waktu luang jadi terasa banyak, terlebih aku juga tidak punya terlalu banyak teman yang bisa setiap hari hang-out disini, dan gaji pokok standar buat 'pinter-pinter nabung buat jalan-jalan' waktuku jadi banyak kuhabiskan dengan membaca macam-macam. Mengikuti keingintahuan saja. Kupikir dosen di kampusku juga memberikan andil yang sangat besar untuk membangkitkan minat baca, ditambah aku punya banyak waktu, jadi aku membaca buku-buku yang terkait dan teori-teori yang disampaikan sekilas di kelas. Bagaimana cara dosen menyampaikan suatu topik, yang membangkitkan rasa ingin tahu dan seolah 'mengejek' kalau kita sebenarnya tidak tahu apa-apa itu hal yang memantik rasa-rasa ingin menemukan -apa lagi sih, sebenarnya yang kita belum tahu. Hehe. Kira-kira begitu.
Kayaknya sudah berjalan sekitar dua tahun ini, aku membaca lebih banyak dari tahun-tahunku sebelumnya. Karena metode bacaku yang kadang kadang skimming alias baca cepat, dan kadang lompat-lompat dan bisa tau-tau skip di tengah jalan kalau bukunya jadi membosankan atau lame atau malah ketemu buku baru yang lebih menarik, tahun ini aku punya ide buat bikin listing, dan mungkin kalau rajin sepatah dua patah kata yang bisa diingat dari bukunya. Sekenanya saja, senyamannya saja. Toh baca buku ini buatku bukan buat apa-apa, kadang cuma sekedar membunuh waktu, bosan nonton serial, drama korea, maen game atau sedang tak ingin lanjut mengerjakan tesis saja, dan bosan sama topik penelitian yang itu mulu berbulan-bulan ini. Atau pas temen hangout kebetulan lagi sibuk semua terus hujan di luar, akhir bulan, combo. Haha.
Targetnya sih rada muluk, 50 buku, tapi yang bener, yang dibaca, walau banyak skip tapi kira-kira dapatlah idenya. Haha. Terlalu ambis tapi kalau 50 dibagi 12 sekitar 4 atau 5 bukulah sebulan lumayanlah. So, here is the list!
1) The Management Myth - Matthew Stewart
Mostly ceritanya tentang ilmu-ilmu manajemen, gimana teori tuh kadang gak guna sama sekali ketemu situasi yang dinamis banget di lapangan. Gak pernah ada 'ilmu yang pasti' buat manajemen dan organisasi. Karena dasarnya emang menangani orang-orang dengan karakter dan pola yang beda-beda. Baca ini jadi makin pengen belajar psikologi, tapi memang susah 'mengontrol' dan memang sebenarnya gak ada yang benar-benar bisa diprediksi dengan tepat di bidang ini. Pada akhirnya kita cuma bisa mengira-ngira alternatif cara cara apa sih yang bisa dipake dalam menangani masalah manajemen. Begitulah kita-kira kesimpulannya, intinya, banyak teori-teori yang jadi 'mitos' lah kalau udah dipraktekin. Hehe.
Bukunya tentang kasus-kasus yang ditemukan blunder, dan penelitian yang beda dengan publikasinya. Ya, memang dimana-mana gitu sih dari dulu. Hasil risetnya apa, teorinya apa. Beberapa jadi menarik karna personal dan plot twist. Bukunya juga menjabarkan beberapa kasus dari nama-nama besar, cenderung pseudo-sains. Aku juga rada ga nyambung karena terlalu spesifik dan banyak sejarah dan preferensi yang aku ga tau jadi skip. Tapi kayaknya intinya jangan cepat percaya deh sama apa-apa. Tapi emang, kebenaran yang sejati gak ada sih *halah. Haha.
3) Money and Government - Robert Skidelsky
Buku ini lebih ke cerita dari awal mula sejarah perkembangan ekonomi Amerika, teori ekonomi Keynes, Adam Smith dan beberapa ekonom lainnya yang berpengaruh dengan ekonomi fiskal, perbankan dunia, distribusi, makro ekonomi, analisis kenapa bisa krisis, eksperimen yang dilakukan, hingga akhirnya tiba tiba kek baru sadar emang, yang bikin chaos emang politik- khususnya dalam langkah langkah kebijakan kebijakan ekonomi. Akhir-akhir ini tertarik dengan topik Ekonomi Politik karena ada mata kuliahnya di semester 3 kemaren dan rasanya baru 'kenal' juga dengan topik ini, diliatin kalau sebenarnya kondisi ekonomi ini dipengaruhi politik kepentingan banget- khususnya Indonesia. Makanya jadi penasaran, baca beberapa preferensi idealnya harusnya gimana sih, teorinya gimana, prakteknya kacaunya dimana, masa kualitas SDM aja lagi yang bikin kebijakan asal jadi?
4) Muslimah Yang Diperdebatkan - Kalis Mardiasih
Udah lama penasaran sama buku ini, terutama dari twit-twitnya mbak Kalis yang selalu bikin mikir 'iya banget sih' wkwk. Cuma males beli online dan nungguin bertengger manis di rak buku Toga Mas Supratman. Dari dulu topik ini (agama) memang paling kontroversial, karena islam yang aku kenal dari kecil itu selalu menyejukkan, bikin tenang dan diasosiasikan dengan keadaan rumah, bapak yang kasi 'ceramah' tiap habis sholat magrib buat motivasi biar rajin belajar atau kaset Ustad KH Zainudin MZ yang lucu terus diputar berulang-ulang di tape tiap habis sholat subuh.
Sekarang kok rasanya lain, jadi lebih nakutin, banyak politik aneh-anehnya, kubu kubuan dan trend trend-an, atau karena baru sadar dan lebih banyak baca berita gak kayak kecil dulu ya. Hehe. Isu perempuan kadang emang bikin aku rada sentimentil sih, karena dulu masih kecil pernah liat korban 'kemesuman' guru SD ke temen cewek yang bikin dulu rada takut.
Dan rasa-rasa budaya 'patriarki' yang makin kesini makin kerasa 'kok ada beberapa yang keterlaluan ya', meskipun bersyukur lelaki-lelaki yang aku kenal di lingkungan aku belum ada yang kayak gitu, cuma di berita berita emang parah sih. Di buku ini juga diisi dengan pandangan-pandangan seorang perempuan yang 'resah' dengan statusnya, judgement masyarakat yang macam-macam dan dominansi laki-laki yang banyak ngatur dan selalu merasa punya kuasa. Kadang mikir gak lepas dari sejarah, kultur sosial, budaya, ekonomi juga hal ini bisa sampai terjadi, dan kualitas SDM tentunya, balik lagi. wkwk. Pokoknya abis baca ini jadi pengen banyak-banyak baca doa pokoknya semoga dipertemukan dengan laki-laki yang baik dan senantiasa memuliakan perempuan*eh. wkwk.
Thursday, January 23, 2020
percakapan-percakapan biasa saja
hai! lagi apa
gapapa sih lagi pengen chat aja
gak ada yang marah?
kamu lagi apa, dimana, sama siapa
sibuk gak?
kamu suka nonton?
hati hati pulangnya
terimakasih buat hari ini
aku deg degan deh tiap kamu mau ngomong sesuatu
takut tiba tiba ngomong apa gitu hehe
kamu udah makan
aku seneng deh kamu mau temenin aku hari ini
aku antar pulang aja ya udah malem
cuacanya lagi dingin pakai jaket aku ya
kamu lupa bawa pulpen?
ni pake punya aku aja
aku ngetik aja di hape, inget kok hehe
ih kamu pinter deh
ajarin aku dong, miss
kamu masuk rumah gih anginnya kencang
aku cariin obat batuk ya
kamu tadi pergi sendiri?
lain kali kasi tau aku ya kalau butuh temen pergi
kucing kamu mati?
aku ganti nama kucingnya jadi sedih
jadi kamu bisa bahagia
ga sedih lagi okee
udah jangan nangisin dia lagi
dia tuh gak pernah sayang lagi sama kamu
ya ampun kamu tuh oke lagi
jangan pernah takut deh gak nikah nikah hehe
kabarin aku kalau udah sampai rumah!
aku boleh telpon gak?
kamu lagi dimana
halooo
maafin aku ya
aku pergi dulu
semoga kamu bisa dapetin yang terbaik
yang bisa sayangg sama kamu
sering sering pake jaket badan kamutuh lemahh kena angin
semoga dia bisa bikin kamu bahagia
kalau nanti dia gagal
kamu bisa bilang sama aku
aku bakal pulang
hehe becanda
bye
semoga suatu saat
kita bisa ketemu lagi
di lain waktu
lain kesempatan
di kehidupan selanjutnya
semoga aku bisa jagain kamu terus
tapi juga bisa bikin kamu bahagia
.
B, 23 Jan 2020
gapapa sih lagi pengen chat aja
gak ada yang marah?
kamu lagi apa, dimana, sama siapa
sibuk gak?
kamu suka nonton?
hati hati pulangnya
terimakasih buat hari ini
aku deg degan deh tiap kamu mau ngomong sesuatu
takut tiba tiba ngomong apa gitu hehe
kamu udah makan
aku seneng deh kamu mau temenin aku hari ini
aku antar pulang aja ya udah malem
cuacanya lagi dingin pakai jaket aku ya
kamu lupa bawa pulpen?
ni pake punya aku aja
aku ngetik aja di hape, inget kok hehe
ih kamu pinter deh
ajarin aku dong, miss
kamu masuk rumah gih anginnya kencang
aku cariin obat batuk ya
kamu tadi pergi sendiri?
lain kali kasi tau aku ya kalau butuh temen pergi
kucing kamu mati?
aku ganti nama kucingnya jadi sedih
jadi kamu bisa bahagia
ga sedih lagi okee
udah jangan nangisin dia lagi
dia tuh gak pernah sayang lagi sama kamu
ya ampun kamu tuh oke lagi
jangan pernah takut deh gak nikah nikah hehe
kabarin aku kalau udah sampai rumah!
aku boleh telpon gak?
kamu lagi dimana
halooo
maafin aku ya
aku pergi dulu
semoga kamu bisa dapetin yang terbaik
yang bisa sayangg sama kamu
sering sering pake jaket badan kamutuh lemahh kena angin
semoga dia bisa bikin kamu bahagia
kalau nanti dia gagal
kamu bisa bilang sama aku
aku bakal pulang
hehe becanda
bye
semoga suatu saat
kita bisa ketemu lagi
di lain waktu
lain kesempatan
di kehidupan selanjutnya
semoga aku bisa jagain kamu terus
tapi juga bisa bikin kamu bahagia
.
B, 23 Jan 2020
Thursday, January 16, 2020
nyali
pintu belakang yang ganjil
menyelinap memotong takdir
masihkan sempat kumenyelinap
rute yang tertinggal
deret penuh asing
kata lelah terbaring
beranikah kau racun paragraf
agar janji berhenti punya makna
pagi ini kuhidupkan kata kata baru
yang sempat koma semalam
menyembunyikan denyut yg tak tentu rudu
merahasiakan pertempuran
bernyalikah kau mendeklarasikan perang
pada nyawa yang kan tumpah ruah
Bandung, 15 Januari 2020
menyelinap memotong takdir
masihkan sempat kumenyelinap
rute yang tertinggal
deret penuh asing
kata lelah terbaring
beranikah kau racun paragraf
agar janji berhenti punya makna
pagi ini kuhidupkan kata kata baru
yang sempat koma semalam
menyembunyikan denyut yg tak tentu rudu
merahasiakan pertempuran
bernyalikah kau mendeklarasikan perang
pada nyawa yang kan tumpah ruah
Bandung, 15 Januari 2020
Wednesday, January 15, 2020
pesan
hiruplah yang dalam
seperti besok tidak ada
hari ini kita mulai yang baru
tapi sebentar,
kenapa rasanya masih sama
oh
aku lupa
masih sama sama
tidak ada kau
kuhirup lagi
racun
biar mengalir
di denyut denyut nadi
bukan ingin mati,
bukan
hanya biar cari perkara saja
sudah penat
siapa tahu bisa lupa sebentar
eh.
paginya
masih saja kuteringat
besok kita main lagi
ku pikir ku tidak takut apa apa
karna beberapa
sudah lewat
tapi masih takut sih
mungkin
besok
lupa lagi.
tapi siapa
yang benar benar tahu?
mungkin besok
aku bernyali lagi
mengirimimu pesan
setelah hampir tak sadar
sebuah pesan
yang kuyakin
tak akan pernah lagi
kau baca
apa yang lebih menyedihkan
daripada kata kata
yang tak pernah dibaca
atau lebih buruk
takkan pernah
berdampak apa apa
tidak seincipun
mampu menggerakkan
perasaan yang sudah lama mati
bdg 15/01/2020
seperti besok tidak ada
hari ini kita mulai yang baru
tapi sebentar,
kenapa rasanya masih sama
oh
aku lupa
masih sama sama
tidak ada kau
kuhirup lagi
racun
biar mengalir
di denyut denyut nadi
bukan ingin mati,
bukan
hanya biar cari perkara saja
sudah penat
siapa tahu bisa lupa sebentar
eh.
paginya
masih saja kuteringat
besok kita main lagi
ku pikir ku tidak takut apa apa
karna beberapa
sudah lewat
tapi masih takut sih
mungkin
besok
lupa lagi.
tapi siapa
yang benar benar tahu?
mungkin besok
aku bernyali lagi
mengirimimu pesan
setelah hampir tak sadar
sebuah pesan
yang kuyakin
tak akan pernah lagi
kau baca
apa yang lebih menyedihkan
daripada kata kata
yang tak pernah dibaca
atau lebih buruk
takkan pernah
berdampak apa apa
tidak seincipun
mampu menggerakkan
perasaan yang sudah lama mati
bdg 15/01/2020
Friday, January 10, 2020
adiksi
apa yang harus dilakukan
tak boleh lewat barang sehari
tak tenang,
selalu mencari
apa yang tak nikmat dari
hal hal rutin
tak lagi memberi arti
yang tergantung,
yang tak lagi bisa sendiri
tenggelam dalam riuh tanpa arti
bergetar mencari, semua yang harus dipenuhi
apa lagi yang diingat dalam konsekuensi
dalam hal hal yang tak memberi percaya diri
kita ulang setiap hari
hingga otak meminta
semua kan dituruti
mungkin waktunya rehat sejenak
keluar dari yang selalu kita ulang
kejutan kejutan untuk lupa
kembali jadi diri sendiri
menyepi dan menghilangkan adiksi
kapan kapan, kita kembali lagi
10/01/2020
tak boleh lewat barang sehari
tak tenang,
selalu mencari
apa yang tak nikmat dari
hal hal rutin
tak lagi memberi arti
yang tergantung,
yang tak lagi bisa sendiri
tenggelam dalam riuh tanpa arti
bergetar mencari, semua yang harus dipenuhi
apa lagi yang diingat dalam konsekuensi
dalam hal hal yang tak memberi percaya diri
kita ulang setiap hari
hingga otak meminta
semua kan dituruti
mungkin waktunya rehat sejenak
keluar dari yang selalu kita ulang
kejutan kejutan untuk lupa
kembali jadi diri sendiri
menyepi dan menghilangkan adiksi
kapan kapan, kita kembali lagi
10/01/2020
Wednesday, January 8, 2020
tentang kabarmu
kopi panas di gelas
jendela yang terbuka
mendengar suara suara
ingin kutanyakan kabarmu hari ini
sepanas cangkir kopi
atau sedingin cuaca tadi pagi
ada kata kata yang tak akan sampai
pada mulut yang jera bersuara
hati juga belajar dari yang lama
masa depan ku tak tau
di masa lalu ku belajar sesuatu
kadang kuharap aku jadi seperti dulu
menghampirimu tanpa ragu
yakin bahwa kau masih akan menungguku
tapi waktu telah terlalu lama berlalu
aku pulang dalam waktu yang jauh
entah menunggu entah selalu meragu
kutemukan kau dalam tiap perjalananku
suatu waktu, jika ku beruntung
mungkin kan kutemukan lagi dirimu yang baru
8 Jan 20
jendela yang terbuka
mendengar suara suara
ingin kutanyakan kabarmu hari ini
sepanas cangkir kopi
atau sedingin cuaca tadi pagi
ada kata kata yang tak akan sampai
pada mulut yang jera bersuara
hati juga belajar dari yang lama
masa depan ku tak tau
di masa lalu ku belajar sesuatu
kadang kuharap aku jadi seperti dulu
menghampirimu tanpa ragu
yakin bahwa kau masih akan menungguku
tapi waktu telah terlalu lama berlalu
aku pulang dalam waktu yang jauh
entah menunggu entah selalu meragu
kutemukan kau dalam tiap perjalananku
suatu waktu, jika ku beruntung
mungkin kan kutemukan lagi dirimu yang baru
8 Jan 20
Tuesday, January 7, 2020
rumah
apalagi yang lebih hangat
selain kasih sayang tak terbatas
mengalir tanpa henti
berapapun salah
atap yang meneduhkan
memberi ruang untuk sendiri
mengalah demi tenang
memberi tanpa henti
kadang diri keras kepala
berusaha mandiri,
ingin pergi sendiri
tapi rumah selalu mencari
sekedar menanya kabar
diam diam bikin tenang hati
terimakasih
sudah menampung
menjaga dan melindungi
aku sampai hari ini.
7/1/20
selain kasih sayang tak terbatas
mengalir tanpa henti
berapapun salah
atap yang meneduhkan
memberi ruang untuk sendiri
mengalah demi tenang
memberi tanpa henti
kadang diri keras kepala
berusaha mandiri,
ingin pergi sendiri
tapi rumah selalu mencari
sekedar menanya kabar
diam diam bikin tenang hati
terimakasih
sudah menampung
menjaga dan melindungi
aku sampai hari ini.
7/1/20
Monday, January 6, 2020
tutorial
jam sembilan lalu tenaga telah habis
ingin apa apa tak ada tenaga
tapi tidur pun tak bisa
playlist sudah sampai titik jenuh
tak mau dengar apa apa
jam sebelas beranjak dan mengetik
mengutuk semua di depan mata
katakan ku kurang bersyukur
padahal baru tadi tertawa tawa
pekak lantak mati rasa
apa yang masih disisakan cinta dan cerita
amarah masih terasa
tapi sudah sedikit waras
kemudian membaca tutorial youtube
cara jadi waras dan tidak marah marah
oh begitu
tenang, kemudian hitung sampai sepuluh
jangan jangan sedang dibohongi otak
padahal ke depan kosong berbohong
tak ada apa apa
otak bagian emosi sedang senang bekerja, katanya
tenang, jangan reaktif, fokus berpikir yang logis
otak hanya sedang senang melepas adrenalin dan kortisol
senang main main dengan yang marah marah
belajar satu ilmu hari ini
nanti jangan tertipu lagi
dengarkan dengan seksama
pelan pelan dengan baik
tidak semua harus sempurna,
tidak semua harus pura pura
hari ini hariku kacau
sedang banyak pikiran dan sibuk ini itu
menghitung masa ke depan
ternyata bikin kepikiran macam macam
bagaimana kalau buat kopi,
menenangkan diri
kita belajar lagi
cara cara mengatasi hari hari.
ingin apa apa tak ada tenaga
tapi tidur pun tak bisa
playlist sudah sampai titik jenuh
tak mau dengar apa apa
jam sebelas beranjak dan mengetik
mengutuk semua di depan mata
katakan ku kurang bersyukur
padahal baru tadi tertawa tawa
pekak lantak mati rasa
apa yang masih disisakan cinta dan cerita
amarah masih terasa
tapi sudah sedikit waras
kemudian membaca tutorial youtube
cara jadi waras dan tidak marah marah
oh begitu
tenang, kemudian hitung sampai sepuluh
jangan jangan sedang dibohongi otak
padahal ke depan kosong berbohong
tak ada apa apa
otak bagian emosi sedang senang bekerja, katanya
tenang, jangan reaktif, fokus berpikir yang logis
otak hanya sedang senang melepas adrenalin dan kortisol
senang main main dengan yang marah marah
belajar satu ilmu hari ini
nanti jangan tertipu lagi
dengarkan dengan seksama
pelan pelan dengan baik
tidak semua harus sempurna,
tidak semua harus pura pura
hari ini hariku kacau
sedang banyak pikiran dan sibuk ini itu
menghitung masa ke depan
ternyata bikin kepikiran macam macam
bagaimana kalau buat kopi,
menenangkan diri
kita belajar lagi
cara cara mengatasi hari hari.
Sunday, January 5, 2020
yang sekejap
5/20
kutemukan matamu
di antara riuh ramai
dan sesak orang orang
kukira tepat ku pergi
tinggal pada yang menawan hati
ucapmu semua sempurna
diammu menawarkan segala
ku buta, jadi tiba tiba ingin kau saja
jabat tangan yang pertama
masih kuingat warna menyala
temaram yang menenggelamkan
andai saja sedikit cepat kuucapkan
takkan terlambat kita menabur janji
sedikit menabung pada masa depan abadi
andai saja tak khilaf kulepaskan kesempatan
pada kata yang mengikat, pada abai yang mendekap
kuharap waktu memberikan kesempatan
bertemu lagi di suatu tempat
kau bersedia mendengar apa apa yang akan kuucap
hatiku telah lama tertawan,
tapi slalu kututupkan dengan tertawaan
ku harap kau peka
ku harap pula kau diam dan iya saja
pada akhirnya
ternyata cinta memang tak sebesar yang kukira.
karena jika iya, pasti kan kita temukan alasan-alasannya
.
kutemukan matamu
di antara riuh ramai
dan sesak orang orang
kukira tepat ku pergi
tinggal pada yang menawan hati
ucapmu semua sempurna
diammu menawarkan segala
ku buta, jadi tiba tiba ingin kau saja
jabat tangan yang pertama
masih kuingat warna menyala
temaram yang menenggelamkan
andai saja sedikit cepat kuucapkan
takkan terlambat kita menabur janji
sedikit menabung pada masa depan abadi
andai saja tak khilaf kulepaskan kesempatan
pada kata yang mengikat, pada abai yang mendekap
kuharap waktu memberikan kesempatan
bertemu lagi di suatu tempat
kau bersedia mendengar apa apa yang akan kuucap
hatiku telah lama tertawan,
tapi slalu kututupkan dengan tertawaan
ku harap kau peka
ku harap pula kau diam dan iya saja
pada akhirnya
ternyata cinta memang tak sebesar yang kukira.
karena jika iya, pasti kan kita temukan alasan-alasannya
.
Thursday, January 2, 2020
mengganti tahun
28/
berangkat
beres berkemas
insomnia sudah kepalang
bahkan sudah menyerah
memaksakan kepala yang tak mau lagi tidur lelap
teman seperjalan
mengajak berpetualang
tepat jam dua belas
pagi kita bertemu di muara estuaria
berbekal kopi racikan barista
tanpa baju yang selalu ramai dini hari
nalar tumpul ketika bertemu
yang teringat hanya percaya
pada apa apa yang dihadapkan
tak ada batas jika tak lagi nyaman
hari ini aku berangkat,
bukan karna penat
karena sedang jam menganggur
inspirasi ke depan sedang mengabur
29/
konsultasi
malam ini,
jangan jangan cinta
memang benar tidak ada
seperti roh, energi
yang bisa saja berganti
terpaksa atau sengaja
berganti tempat
berganti wajah
dengan isi yang itu itu saja
karna siapa yang benar benar
mengetahui sebuah rahasia?
beberapa terlalu takut mencoba
beberapa terpaksa berniaga
beberapa lagi telah lelah menebak
menikmati yang ada ada saja
30/
syarat syarat untuk jatuh cinta
bisa kau tebak dan bayangkan
bagaimana rasanya
menemukan sesorang,
membikin hati berdebar bukan kepalang
dunia yang jemu membosankan
jadi penuh gejolak berpetualang
berhasil membicarakan apa saja
mengeluarkan apa apa yang ada di kepala
kemudian nyaman lama bersarang
menguatkan dalam kesedihan kesedihan
memeluk kemudian memadamkan perasaan
memberi tenang dalam tiap kekalutan
apa lagi yang tak cukup
selain cinta dan kasih sayang
tapi segala yang tak punya persyaratan
tidak akan pernah mampu lama bertahan
kucing-kucingan pada perpisahan
sanggupkah kau mengulur waktu?
atau akhirnya akan mencurangi aturan
dan akhirnya tidak akan pernah sampai
pada kesimpulan kesimpulan.
1/
yang baru, yang tak berganti
masih ketemukan kesedihan
pada hal hal yang berakhir
tiap sore menjelang
atau hening yang mencekam
hari ini tahun berganti
yang lama tanggal dan berlalu
selalu sia sia memaksakan waktu
apalagi kembali pada yang telah lalu
tegarlah berpura pura
hingga akhirnya jadi benar, katanya
masih kusimpan segala ingatan
kan kudekap kala gemuruh menjelang
kali ini, tahun berganti lagi
tapi rasanya masih tak ingin pergi
hari berganti lagi
mengubah hari hari
beberapa ingin beranjak pergi
beberapa hanya ingin kembali
.
berangkat
beres berkemas
insomnia sudah kepalang
bahkan sudah menyerah
memaksakan kepala yang tak mau lagi tidur lelap
teman seperjalan
mengajak berpetualang
tepat jam dua belas
pagi kita bertemu di muara estuaria
berbekal kopi racikan barista
tanpa baju yang selalu ramai dini hari
nalar tumpul ketika bertemu
yang teringat hanya percaya
pada apa apa yang dihadapkan
tak ada batas jika tak lagi nyaman
hari ini aku berangkat,
bukan karna penat
karena sedang jam menganggur
inspirasi ke depan sedang mengabur
29/
konsultasi
malam ini,
jangan jangan cinta
memang benar tidak ada
seperti roh, energi
yang bisa saja berganti
terpaksa atau sengaja
berganti tempat
berganti wajah
dengan isi yang itu itu saja
karna siapa yang benar benar
mengetahui sebuah rahasia?
beberapa terlalu takut mencoba
beberapa terpaksa berniaga
beberapa lagi telah lelah menebak
menikmati yang ada ada saja
30/
syarat syarat untuk jatuh cinta
bisa kau tebak dan bayangkan
bagaimana rasanya
menemukan sesorang,
membikin hati berdebar bukan kepalang
dunia yang jemu membosankan
jadi penuh gejolak berpetualang
berhasil membicarakan apa saja
mengeluarkan apa apa yang ada di kepala
kemudian nyaman lama bersarang
menguatkan dalam kesedihan kesedihan
memeluk kemudian memadamkan perasaan
memberi tenang dalam tiap kekalutan
apa lagi yang tak cukup
selain cinta dan kasih sayang
tapi segala yang tak punya persyaratan
tidak akan pernah mampu lama bertahan
kucing-kucingan pada perpisahan
sanggupkah kau mengulur waktu?
atau akhirnya akan mencurangi aturan
dan akhirnya tidak akan pernah sampai
pada kesimpulan kesimpulan.
1/
yang baru, yang tak berganti
masih ketemukan kesedihan
pada hal hal yang berakhir
tiap sore menjelang
atau hening yang mencekam
hari ini tahun berganti
yang lama tanggal dan berlalu
selalu sia sia memaksakan waktu
apalagi kembali pada yang telah lalu
tegarlah berpura pura
hingga akhirnya jadi benar, katanya
masih kusimpan segala ingatan
kan kudekap kala gemuruh menjelang
kali ini, tahun berganti lagi
tapi rasanya masih tak ingin pergi
hari berganti lagi
mengubah hari hari
beberapa ingin beranjak pergi
beberapa hanya ingin kembali
.
Sunday, December 8, 2019
Marriage Story (2019) #moviereview
picture from wikipedia
Sebagai salah satu fans Scarlet Johanson dan Adam Driver tentu tidak ketinggalan untuk menonton film netflix tahun ini yang disutradarai oleh Noah Baumbach, bercerita tentang Charlie dan Nicole, pasangan di dunia teater yang kemudian jungkir balik menghadapi proses perceraian. Film ini mengangkat proses perceraian yang melibatkan seorang anak, dimana kadang keadaan bisa menjadi kacau, kemudian percakapan-percakapan dengan konsultan perkawinan, pengacara, proses persidangan, yang disusun untuk menggambarkan apa saja yang telah terjadi sepanjang pernikahan mereka, dari awalnya mereka yang hanya tenang menghadapi perceraian, hingga kehilangan kewarasan untuk kemudian meluapkan amarah dan frustasi, sampai akhirnya waktu berjalan dan mereka kemudian saling melakukan refleksi, melihat lagi apa yang telah terjadi selama ini.
Menit menit terakhir yang sukses membuat saya berkaca-kaca. Bahwa, sesuatu yang menyenangkan seperti jatuh cinta, mencintai seseorang, memang juga punya batas waktu, punya batas toleransi, hingga akhirnya waktu akan menguji sejauh mana kita masih bisa merasakan perasaan kepada orang lain, bagaimana menjaga hubungan, mengesampingkan perasaan, atau bahkan pada akhirnya menerima, memahami, bahwa jika pada akhirnya berpisah, adalah salah satu pilihan yang bisa dijalani dan hidup, memang harus terus berlanjut, dan kita, harus berkompromi, melakukan apa-apa saja yang terbaik, untuk saat ini, untuk orang orang yang masih bertahan di sekitar kita.
****
Saturday, November 30, 2019
cara cara mengambil kesimpulan
aku pernah mencintaimu begitu rupa.
meninggalkanmu kemudian berharap masih bisa berbahagia.
pukul dua pagi pergi untuk tak sadar
dan mendengarkan riuh riuh keributan
hanya untuk punya nyali
mengirimkan pesan pesan
yang kemudian kuurungkan,
yang kemudian kuurungkan.
pernah pula pergi
pada tiap tiap yang menaruh hati
agar tak hangus harga diri
dan lupa pernah dicintai
sumpah mati aku merindukan
semua lagu yang pernah kudengarkan
di mana mana pernah ada kau di ingatan
hanya agar waras masih bisa
mengingat kecupanmu
aku mempertanyakan
setiap langkah maju ke depan
karna kadang kulakukan
hanya untuk membuktikan
pada diriku sendiri
kau telah jauh kutinggalkan
berpura pura memungut
dan mengumpulkan sisa sisa
diriku sendiri
yang nyata aku tau
takkan pernah utuh dan kembali
bagaimana cara
mengisi kosong kosong yang datang
setelah kau tinggalkan?
karena kau tau akhirnya aku
takkan pernah sampai
pada kesimpulan
oktober-19
meninggalkanmu kemudian berharap masih bisa berbahagia.
pukul dua pagi pergi untuk tak sadar
dan mendengarkan riuh riuh keributan
hanya untuk punya nyali
mengirimkan pesan pesan
yang kemudian kuurungkan,
yang kemudian kuurungkan.
pernah pula pergi
pada tiap tiap yang menaruh hati
agar tak hangus harga diri
dan lupa pernah dicintai
sumpah mati aku merindukan
semua lagu yang pernah kudengarkan
di mana mana pernah ada kau di ingatan
hanya agar waras masih bisa
mengingat kecupanmu
aku mempertanyakan
setiap langkah maju ke depan
karna kadang kulakukan
hanya untuk membuktikan
pada diriku sendiri
kau telah jauh kutinggalkan
berpura pura memungut
dan mengumpulkan sisa sisa
diriku sendiri
yang nyata aku tau
takkan pernah utuh dan kembali
bagaimana cara
mengisi kosong kosong yang datang
setelah kau tinggalkan?
karena kau tau akhirnya aku
takkan pernah sampai
pada kesimpulan
oktober-19
Monday, November 25, 2019
cinta sudah lewat
pukul tiga dini hari terjaga
dan berkata kata
mengeluarkan apa yang terasa
andai cinta semudah bicara
andai pula sesingkat awal pertemuan
yang selalu penuh getar debar
andai tak pernah seperti salam perpisahan
yang muram penuh duka
maupun air mata
untuk yang tidak akan pernah bisa bersama
andai tak secepat repetisi
membuat jemu dan bosan
kemudian pelan pelan meninggalkan
hilang dalam diam
andai seperti beberapa cinta yang datang sesekali
kemudian hilang kabar, hilang arti
seperti beberapa pula yang terus datang
sebagai kawan, teman seperjalanan
mungkin cinta yang benar telah dilewatkan
lupa berhenti di tepian jalan
tidak bisa lagi ditemukan
atau rupanya cinta sudah lewat
sudah terlalu lama lewat
kau telah tertinggal untuk menunggu
karna tak ada lagi perhentian
25'
dan berkata kata
mengeluarkan apa yang terasa
andai cinta semudah bicara
andai pula sesingkat awal pertemuan
yang selalu penuh getar debar
andai tak pernah seperti salam perpisahan
yang muram penuh duka
maupun air mata
untuk yang tidak akan pernah bisa bersama
andai tak secepat repetisi
membuat jemu dan bosan
kemudian pelan pelan meninggalkan
hilang dalam diam
andai seperti beberapa cinta yang datang sesekali
kemudian hilang kabar, hilang arti
seperti beberapa pula yang terus datang
sebagai kawan, teman seperjalanan
mungkin cinta yang benar telah dilewatkan
lupa berhenti di tepian jalan
tidak bisa lagi ditemukan
atau rupanya cinta sudah lewat
sudah terlalu lama lewat
kau telah tertinggal untuk menunggu
karna tak ada lagi perhentian
25'
Friday, November 22, 2019
muara
hujan jatuh dan menjadi dingin
pada kata kata yang tak lagi punya arti
lelah yang berakhir
di damai dalam matamu
aku ingin menjadi hangat
pada gelisahmu yang meragu
aku ingin menjadi tenang
pada risau dan lukamu
kau selalu bilang kau bukan
yang terbaik
tapi aku tau
kau lakukan yang terbaik
apalagi yang lebih romantis
dari doaku yang diam diam
mendoakan kebahagianmu
entah dari aku, siapapun itu
untuk hidup memberimu terang
pada gelapmu yang padam
seperti hujan memadamkan gersang
dan hangat matahari yang menerangkan gelap
aku ingin ada padamu
untuk semua
untuk yang tak lagi bisa kuberikan
22
pada kata kata yang tak lagi punya arti
lelah yang berakhir
di damai dalam matamu
aku ingin menjadi hangat
pada gelisahmu yang meragu
aku ingin menjadi tenang
pada risau dan lukamu
kau selalu bilang kau bukan
yang terbaik
tapi aku tau
kau lakukan yang terbaik
apalagi yang lebih romantis
dari doaku yang diam diam
mendoakan kebahagianmu
entah dari aku, siapapun itu
untuk hidup memberimu terang
pada gelapmu yang padam
seperti hujan memadamkan gersang
dan hangat matahari yang menerangkan gelap
aku ingin ada padamu
untuk semua
untuk yang tak lagi bisa kuberikan
22
Wednesday, November 20, 2019
3 hari untuk selamanya
apa lagi yang disusun
oleh ingatan ingatan
yang buram dan tak jelas
selain perasaan
waktu yang berlalu
kemudian bertanya tanya
malam ini,
kau sedang mencari apa
selain peluk kekasih
dan cara cara melupakan
hal hal yang harusnya dilupakan
malam ini,
kau sedang mencari apa
selain cara cara
untuk menjalani hidup
sedikit lebih nyaman di pelukmu
sedikit lebih erat di dekapmu
sedikit lebih tenang di genggammu
hal hal yang menyakitkan
sedikit lebih menyenangkan
bersama denganmu.
17'19
oleh ingatan ingatan
yang buram dan tak jelas
selain perasaan
waktu yang berlalu
kemudian bertanya tanya
malam ini,
kau sedang mencari apa
selain peluk kekasih
dan cara cara melupakan
hal hal yang harusnya dilupakan
malam ini,
kau sedang mencari apa
selain cara cara
untuk menjalani hidup
sedikit lebih nyaman di pelukmu
sedikit lebih erat di dekapmu
sedikit lebih tenang di genggammu
hal hal yang menyakitkan
sedikit lebih menyenangkan
bersama denganmu.
17'19
Sunday, November 10, 2019
mengapa
andai ada titik yang mengakhiri
pada tanya mengapa
yang tak berkesudahan
andai ada jawaban
pada semua yang tak selesai
berakhir, tapi belum juga usai
mengapa
pada hal hal yang kautanyakan
setiap sore menjelang
dan malam mulai datang
menggelisahkan
tolong beristirahatlah
tanda tanya
yang meresahkan
liang jawaban yang dalam
yang telah kau lihat
tapi mengapa
kau lebih senang,
menggali
kuburmu sendiri
101119
pada tanya mengapa
yang tak berkesudahan
andai ada jawaban
pada semua yang tak selesai
berakhir, tapi belum juga usai
mengapa
pada hal hal yang kautanyakan
setiap sore menjelang
dan malam mulai datang
menggelisahkan
tolong beristirahatlah
tanda tanya
yang meresahkan
liang jawaban yang dalam
yang telah kau lihat
tapi mengapa
kau lebih senang,
menggali
kuburmu sendiri
101119
Tuesday, November 5, 2019
sedang hujan
nyata dan terjaga
pada lembar lembar diksi kata
hujan di luar
menenggelamkan apa apa
yang terngiang
sore hari ketika
air mata jatuh
ada tunas yang tumbuh
dari hati yang jatuh
pada rutinitas yang aman
uang yang jatuh dari pepohonan
berkendara ke tujuan yang itu itu lagi
hidup yang seperti itu itu lagi
apa lagi yang lebih baik
dari ingatan yang membuat
hati hangat dan bibir tersenyum
pada suatu masa lagi entah kapan
mungkin kita akan bertemu lagi
dan mengulang ulang kenangan
takkan kujumpai lagi gelap dan kelabu
hanya ingatan dan petualangan
ketika bersamamu.
kulupakan yang lain,
kan kulupakan yang lain lain
5 Nov 19
pada lembar lembar diksi kata
hujan di luar
menenggelamkan apa apa
yang terngiang
sore hari ketika
air mata jatuh
ada tunas yang tumbuh
dari hati yang jatuh
pada rutinitas yang aman
uang yang jatuh dari pepohonan
berkendara ke tujuan yang itu itu lagi
hidup yang seperti itu itu lagi
apa lagi yang lebih baik
dari ingatan yang membuat
hati hangat dan bibir tersenyum
pada suatu masa lagi entah kapan
mungkin kita akan bertemu lagi
dan mengulang ulang kenangan
takkan kujumpai lagi gelap dan kelabu
hanya ingatan dan petualangan
ketika bersamamu.
kulupakan yang lain,
kan kulupakan yang lain lain
5 Nov 19
Monday, November 4, 2019
Pontianak Coffeshop Series
Quick Night Snapshot @ Platform Cafe
Located : Jl. Moh Sohor No. 47 B Akcaya, Kec. Pontianak Kota
Quick Snapshot @ Aming Coffee
Jl. Putri Candramidi No. 88 Sungai Bangkong, Pontianak Kota
Friday, November 1, 2019
its not you
when the lights turn off
leave me alone in the dark
with my minds
with my thoughts
i go wonder
about all the what if and why its not
you are the one who will always be in my head
when i cant sleep at 2 am
start scrolling the photos
start remember the touch
could i stop thinking about you
when i close my eyes
cause in the darker place
would hunger for your sense
would crave for your warmth
please leave my head alone
this time
i wish its not you
oct 31th
leave me alone in the dark
with my minds
with my thoughts
i go wonder
about all the what if and why its not
you are the one who will always be in my head
when i cant sleep at 2 am
start scrolling the photos
start remember the touch
could i stop thinking about you
when i close my eyes
cause in the darker place
would hunger for your sense
would crave for your warmth
please leave my head alone
this time
i wish its not you
oct 31th
Subscribe to:
Posts (Atom)














