Tidak banyak yang harus berubah di tahun baru. Tidak pula hal hal dasar, prinsipil, dan value yang kita yakini sejak lama. Kesalahan-kesalahan, pahit dan sakit yang membuat kita belajar. Untuk melakukan beberapa hal, juga untuk berhenti melakukan beberapa hal. Beberapa hal spesifik, juga masih dipertahankan, sebagai bentuk keras kepala dan pantang menyerah. Untuk apa hidup jika tak melakukan apa yang kita mau dan yakini, bukan?
Beberapa pencapaian mengantarkanku ke tahun 2026, rumah baru, kondisi hidup baru, kebiasaan baru yang harus diubah. Hal hal dasar menjalani kehidupan. Maka mungkin, bisa dikatakan di 2026 semacam terlahir kembali. Berpindah tempat, berpindah suasana, dan beberapa orang juga berganti. Ada yang patah, ada pula tunas baru yang muncul. Sebagai bentuk pengharapan.
Mungkin menjadi optimis dan percaya akan ada sesuatu yang baik menunggu kita di depan hidup adalah salah satu cara pula untuk bertahan hidup. Pesimis, frustasi dan keinginan mengakhiri banyak hal- juga -pasti terlintas di pikiran. Pada akhirnya, otak lah yang akan memproses semua informasi dan perasaan. Apakah semuanya mampu kita saring atau hanya kita telah mentah-mentah?
Harapan sudah tentu banyak- tapi seperti dalam diskusi alot yang kulakukan dengan ChatGPT untuk mengevaluasi jurnal ikigai dan manifestoku. Mungkin energiku bocor karena menginginkan terlalu banyak hal. Ternyata banyak mau dan keinginan juga sama berbahayanya dengan tidak menginginkan apa apa dalam hidup. Berbincang dengan beberapa teman- ada yang sudah tak terlalu banyak harapan di tahun ini, ada pula yang bersemangat dengan tujuan tujuan baru.
Aku ada diantaranya. Diantara kebingungan ini bersemangat atau menjalani hari dengan biasa saja. Semuanya bisa saja sia-sia. Tapi, bukankah itu juga bisa jadi alasan untuk melakukan semuanya yang kita inginkan- karena semuanya toh akan sia sia. Tertinggal kita yang memaknai semua.
Pada akhirnya, di penghujung hari. Dunia hanya meninggalkan kita dan beberapa hal. Menyelesaikan urusan dengan diri sendiri sama pentingnya dengan menyelesaikan urusan kita dengan orang lain. Dengan harapan-harapan yang patah, dengan semangat yang selalu kita dorong untuk tumbuh meskipun patah berkali-kali. Hingga akhirnya hanya tersisa satu pertanyaan, maukah kau menjalani hidup ini satu kali lagi?
01thoughtsof2026