Sunday, April 26, 2020

tenang

dalam dunia yang hiruk pikuk
kini sedang senyap
membaca berita 
tentang sini sana

kepala penuh
tapi tak bisa apa apa
kepalang tanggung pulang
bertahan walau mungkin sendirian

sepi terasa teman hari hari
mencari isi dari diri
kemudian menangkap
apa saja yang masih bisa terlakoni

hari hari rasa semua tanda tanya
tanpa tahu bagaimana menjawabnya

kadang tiba tiba gelombang kesedihan
datang menerjang tanpa permisi
menyisakan lagu lagu pilu
dan alasan alasan uraian air mata

mengingat ingat bagaimana cara menjawab kesedihan
menenangkan hati lewat ayat ayat
yang teguh menopang 
telah sejak dulu mendamaikan

mencari lagi hapalan bawah sadar yang lama terpatri
menggali gali lagi sisa jati diri
masa lampau yang tlah berubah jadi sejarah
menjadi acuan bagaimana bertahan selangkah selangkah

melahirkan lagi cara cara mendamaikan hati
mengulang dan menghapal lagi yang sudah sudah
mungkin kita telah lari telah jauh
pulang terlihat tenang

walau keadaan berubah
tertinggal sendiri
kita coba lagi cari
cara cara baru

menemukan kedamaian
meresapi ketenangan
melewati kegaduhan
melenyapkan kesunyian

Bandung, 26 April 2020

tunggu

waktu berjalan perlahan
kadang terlalu cepat
kadang terlalu lambat

meninggalkan yang lambat
tertinggalkan yang bergerak cepat

apa yang ditinggalkan lagi
selain kenangan
tentang hari hari yang berbahagia

rindu ingin mengecup
bahagia satu kali lagi

hari yang terbaik
akan jadi kenangan
yang akan menguraikan
lara dan air mata

tentang andai saja
dan kuharap akan kembali lagi
bahagia seperti ini

tidak akan pernah kau rasa lagi

waktu tak pernah berjalan mundur
apa lagi kembali sesuka hati

esok sebentar lagi hadir
meninggalkan kemarin

pada akhirnya
kita tak akan pernah
benar benar memiliki

bandung, 26 april 2020

Friday, April 24, 2020

Ramadhan

Masih kudengar sayup sayup suara jam empat pagi, menanggil dari masjid terdekat. Ingatan tentang masa kecil yang jelas sekaligus kabur dan buram.  Masih hangat kurasa di dada, kala orang tua  mengajarkan cara cara beriman dan sembahyang, memberikan ceramah selepas berjamaah bersama.  Mengingatkan tentang Tuhan, mengimplementasikan dalam tindakan-tindakan.  

Sudah berapa jauh waktu berlalu meninggalkan ramadhan.  Beranjak dewasa dan jauh pergi dari rumah, orang orang pun telah berubah.  Tiada yang pasti selain ketidakpastiaan, tak ada yang niscaya pula. 

Tapi tiap sayup-sayup suara dari masjid itu memanggil, begitu pula kuberanjak, mengingat-ingat masa yang telah lewat.  Nilai nilai yang ditanam kala kecil, haru kala sahur dan berbuka.  Makan bersama dan bercerita.  Apa yang telah diubah oleh waktu?  Atau jangan-jangan, sebenarnya kita memang tak pernah beranjak kemana-mana. 

Bandung, 24 April 2020.
Selamat berpuasa, semua.

Thursday, April 23, 2020

Layar

tempat berbincang hari hari
pada kata kata yang tak terkatakan
wajah yang tak lagi dapat tersentuh
kuutarakan yang ada di hati

kusimpan yang terkatakan
tulisan tulisan
kuharap singkat

tapi bisa sampai
menyentuh kerasnya hati

hari yang terlalu cepat berlalu
seperti mimpi
yang diingat ingat
ketika pagi datang

masa telah berlalu
sekejap menderu
menghabiskan deru
merangkak di sisa sisa

apa yang tersisa
dari kehidupan yang melaju
meninggalkan waktu
meninggalkan semua

apa lagi yang berarti
selain dekap hangat
dan kecup selamat tinggal
pada masa yang berlalu

hari ini kta beranjak
berharap terus menemukan
di tiap tiap kesepian

Bandung, 23 April 2020

Friday, April 17, 2020

nyala

api kecil yang kau nyalakan
setiap pagi ketika malam berganti
memberikan dekap hangat
menerangkan yang gelap

hal kecil pada hari hari biasa
yang membuat tersenyum
yang membuat tertawa
yang membuat terluka

hari terus berganti
tanpa kita tahu rahasia
kemana akhirnya
perjalanan

nyala sedikit
menerangi yang gelap

hari esok,
beri lagi aku kekuatan
menjalani hari hari


Bdg, 17 Apr 2020

kata kata

apa yang lebih dari makna
pada kata kata
yang hadir gencar
setiap hari

menemani hidup
berkata kata
berbagi rasa

mengungkapkan apa apa
yang ada di kepala

bangun dari tidur
menunggu pesan
yang akan dibaca
yang akan sampai

kata kata yang mengambang di udara
menunggu tertulis dari dalam kepala
menunggu sampai ke pemiliknya
tercabik cabik dalam dialektika

aku takkan akan pernah piawai menebak
kata kata apa yang akan termuntah keluar
dari mulutmu, jemarimu, pikiranmu hari ini

pesan akan masuk nanti pagi
dan aku akan menunggu
seperti hari hari lalu

mungkin suatu saat
kita akan menjadi abadi
pada kata kata

mungkin suatu saat
takdir akan berpihak
dan cinta akan menjadi
lebih dari kata
lebih dari nyata

17 April 2020

Monday, April 13, 2020

jumpa

bertemu dengan kata kata
di ketik ketik
tertawa sedikit
menangis sejadinya

titah sendiri
menikmati sepi sendiri
siapa yang tau besok
mungkin tak kan berjumpa lagi

kau ingin akhir yang seperti apa
ketika hal hal bahkan tak dimula

nanti akan masih rahasia
hari hari ini akan kita kenang saja

beranjak ingin berusaha
hidup sedang tak baik saja

ada yang berubah
dan ingin menjadi apa saja

bila besok kita mungkin jumpa
aku akan datang sebagai yang terus berusaha
jadi yang lebih baik
pecinta yang lebih ulung

hingga nanti akan kujumpai lagi wajahmu
yang kadang hanya selalu sibuk
yang belum lagi kujumpa
berada di kepalaku

bdg, 13 april 2020

Friday, April 10, 2020

tertinggal kemarin

masih kupeluk hangat
yang tersisa di tubuhmu
pertanda dekap

senyap cuma jadi
hiasan
di wajahmu
masih tersisa
senyuman

akan kuingat
yang manis saja
pertanda pernah
datang

kulupakan yang buruk
kulupakan yang menyakitkan

sebelah kaki
masih tertinggal
sisa kemarin

tak rela melepas
tak ingin ikhlas

pergi sebentar
kita akan kejar

yang tertinggal
biar senada
biar seirama

dan hari kan berjalan
seperti biasa,

seperti biasa

10-04-2020

pada pagi hari ini

hidup satu persatu
napas demi napas
pertanyaan demi pertanyaan
tanpa jawaban

hanya hening dan sepi
lorong yang gelap dan panjang
hanya waktu demi waktu
berjalan pelan

tidak ada yang kutunggu
dalam bangunku pagi ini
tak ada pula pesan
tak ada pula sisa panggilan

memori memori sudah kuhapus
mencoba menang dalam melupakan
tiap hari adalah pertempuran
bertahan dalam ketiadaan

akan selalu ada yang hilang
pada malam yang telah ditinggalkan

pagi ini aku terbangun
mendapatkan kesempatan
mungkin mengulang kesalahan
tapi akan kucoba jadi

satu jengkal
berjalan lebih jauh
daripada kemarin
meninggalkan yang lalu

10 April 2020

Monday, April 6, 2020

kosong

hari yang panjang
tanggal berganti
terlelap dan bangun lagi
apa lagi arti dari hari hari

tak ada yang menarik
tak ada yang buat tertarik
ingin tertidur lelap
dan mencoba bertahan
satu hari lagi

mungkin besok
kuletakkan harapan yang tinggi
musim akan berganti
harapan datang sekali lagi

aku mencoba tenggelam
biar besok aku bangun
matahari telah bersinar lagi
segala duka pun hilang

terlupa seperti tak ada lagi
khawatir yang akan terjadi
untuk kembali mengulang
kembali lagi mengenang

hari pun akan bermula lagi
sesekali benak menerawang
apa kabar mereka yang telah terlanjur hilang
dan tak lagi kembali

quarantine day, 06 April 2020