Monday, May 23, 2022

cara berpisah dengan baik

bagaimanakah cara berpisah yang baik? 

sebuah perpisahan yang telah direka berulang-ulang, dipikirkan, ditulis berhari hari untuk mendapatkan skenario yang paling baik.  tetapi berpisah adalah berpisah.

ia tetap akan terasa menyakitkan, apakah itu ditinggalkan dengan pertemuan terakhir dalam pertempuran yang hebat, atau pergi begitu saja tanpa aba aba. bagaimanakah cara berpisah yang terbaik? apakah dalam kata kata hangat yang panjang dan berurai air mata, atau tekad yang kuat dalam sunyi dan pikiran yang bulat untuk pergi dan meninggalkan semuanya dengan dingin dan tanpa penjelasan.

bagaimanakah menghentikan takdir pertemuan dan menghentikan rindu yang kadang kadang menyesakkan dada, memaksa gelap menampilkan drama dan hari hari saat masih berbahagia.

apakah dengan hati yang telah menjadi dingin, padahal api masih menyala dan membara tiap kali kau lewat di pikiran dan ingatan.

mungkin masih kurang tekad yang kuat untuk menyelesaikan apa yang tak pernah dimulai, karena bagaimana cara mengakhiri apa yang tak pernah benar benar kita mulai?

atau hati yang terlalu lemah, terlalu senang bermain-main dengan harapan dan mimpi yang janggal dan aneh. 

cara berpisah yang baik mungkin, ya kita berpisah saja. apapun caranya. bagaimanapun tak nyaman dan janggalnya. seperti kala pertama pertemuan, yang terjadi, mengalir begitu saja, di pelupuk mataku, ditutup di penghujung hariku. mungkin besok, kita akan sama sama lupa pernah ada.


23/05/22

Saturday, May 21, 2022

Rehat On Screen, can we?

 


Jadi kemaren, rada kaget soalnya pandangan tiba tiba silau, puyeng pas pagi-pagi di kantor lagi baca baca jurnal terkait kerjaan, dari pagi ngadep laptop, eh rupanya kena migrain.  Untung abis sarapan, tidur sebentar udah ilang, tapi rasanya gak enak banget.  Mungkin pengaruh kurang tidur dan makan lagi gak teratur karna lagi coba ngurangin makan dan berat badan tapi males olahraga. lol.  Kadang suka mikirin jaman sekarang kita udah life on screen banget, semua hal ada di internet, di layar hp (aku punya 2 hp, jadi ganti gantiin stuck on phone, 1 ipad, 1 laptop) basically on screen.  Hidup udah berubah, semua kerjaan, social life, juga mostly di layar. Jadi, kadang rasanya ada udah addict dan susah lepas, jadinya malah eneq n kacau pas lagi kena migrain males liat layar gitu.

Bahkan untuk ninggalin gak liat hp juga bakal ngerasa bersalah karena untuk sekarang rasanya jadi kurang bertanggung jawab dan produktif aja. Kalau dulu mungkin kayak nonton tv, tapi karna tv nya di luar, masih ada jeda, sekarang tv juga di kamar, sambil baring, sambil pake hp, semuanya dari work till pleasure.

terus karena podcastnya deddy yang tentang andrew kalaweit, jadi nonton vlog vlog lainnya di keluarga kalaweit.  Mengingatkan akan serunya hidup dekat dengan alam, tinggal di hutan.  Ternyata, masih bisa aja kok hidup seperti itu di jaman sekarang.  Nilai-nilai yang dulu lumayan rutin terpapar soalnya punya temen-temen di daerah, sering ngetrip di kampung, seru banget.  walaupun aku emang tinggal di kota kecil. tapi sejak kuliah, yang mana sering kkm di kampung juga dan terpapar dengan kehidupan di desa kecil, selalu tenang dan menyenangkan.  dulu juga, jarang pegang hp, jarang update, tapi aman aman saja rasanya. sekarang, semuanya informasi diserap tiap hari, denger musik hampir 24 jam, stream online, bisa kapanpun diakses. ada perasaan kangen juga nongkrong-nongkrong bego di alam sambil gak tau mau ngapain karna gak ada sinyal, atau jalan jalan masuk hutan. capek dan nyusahin, tapi seru. 

kupikir, semua manusia juga ada naluri seperti itu, perasaan ingin hening, diam, menikmati alam. kalau di hutan, kadang semua pikiran bercampur jadi satu, jadi diuraikan satu satu dan pikiran juga jadi lebih jernih. kayaknya jarang banget galau atau feel depressed kalau di hutan. ada perasaan kalau semuanya bakal baik baik aja kok, dan lebih khawatir dan aware sama keadaan sekitar, memperhatikan jalan, atau kepanasan, kecapean jalan kaki dibanding memikirkan hal hal lain.

jadi inget, dulu punya temen yang ngenalin dengan itu semua, meskipun aku tau dia gak passion passion amat. cuman dia juga suka ngetrip, dll.  sekarang orangnya udah sibuk urus anak dan bisnis, udah gak sempat lagi.  kadang aku pikir, apakah cuma aku yang selalu punya dorongan untuk itu, dan di angan angan saja.  karna kadang, semuanya jadi gak menarik kalau gak ada temennya. kadang aku pikir aku kurang suka bersosialisasi, tapi kadang buat beberapa hal, aku tak suka lakukannya sendirian.

Sabtu, 21/05/22

Friday, May 20, 2022

lari dari hari hari membosankan

 


Habis pulang dari Bandung 2 tahun, mulai ngerasa jemu di Bandung kuliah doang gak kerja, terus lanjut kerja 9 bulan, mulai ngerasa agak jemu dan bosen, eh tau tau pindah lagi ke tempat ini dari bulan September sampai Mei ini. Udah mulai berasa bingung bingung mau ngapain lagi. hha.

Kayaknya dimana-mana, dengan keadaan apapun selalu bakal ketemu yang namanya stuck, bosen, kayak, udah tau celah celah dan deadline nya dimana. terus udah mulai jalan dengan autopilot, udah mulai gak terlalu banyak pressure dan jadi rutinitas. Ide-ide segar mulai tau kurangnya dimana aja dan resources apa aja yang bakal menghambatnya, jadi membuat males gerak, keburu overthinking.

Berasa kadang hidup hanya menyenangkan ketika datang kesempatan kesempatan tak terduga, yang datangnya dengan mengejutkan, bikin mata 'melek' lagi dan terpacu.  Kadang kesempatan itu muncul dari tugas yang challenging dan baru, asing, belum pernah dikerjakan sebelumnya, atau ketemu orang baru yang bisa jadi mentor, partner yang saling menginspirasi buat melakukan sesuatu.

Kerja di instansi kadang memang rentan ngerasa bosan sama kerjaan yang udah tau apa dan 'almost' itu itu aja, sesuai tupoksi yang dikerjakan berhari hari, mungkin di beberapa bulan akan sudah 'sedikit' mengetahui permukaannya dan udah coba digali gali, hilal udah mulai keliatan, jadi agak kehilangan pesonanya.

feel like on the hamster's wheel.  harus mulai hidupin api lagi, menghangatkan semangat dengan cara cara baru lagi, bikin otak seger lagi, dengan rencana dan strategi baru lagi, yang harus bervariasi dengan yang sebelumnya. sudah tanggal 20, h-6 liburan, mungkin emang udah tepat rencana liburannya. hha. semoga bikin semangat baru buat sesuatu lagi.  or at least, refreshing my self to take a rest, and start a new day again!

20/05/22

Monday, May 16, 2022

fill the voids

 


Pernah gak sih bertanya tanya, apa sih yang buat hidup kamu lengkap? apa yang bikin pagi hari jadi menarik, dan malam hari jadi tenang pergi ke tempat tidur.  Apakah itu rutinitas yang dilakukan, segala kebiasaan yang buat kita nyaman bangun tidur dan tidur lagi, pekerjaan dan tugas tugas yang telah selesai dilakukan, membersihkan tempat tidur, mengisi stok barang, makan, atau lebih ke orang-orang yang kita temui, bertemu dengan orang-orang, memberi makan kucing, ngobrol dengan teman nongkrong dan bercerita, ngopi ke luar, baca 10 halaman booklist, mengecek whatsapp, instagram, scrolling tiktok, baca berita, melihat home youtube yang menarik, membaca trending topic twitter dan bertanya tanya apa lagi berita yang lagi viral hari ini. 

apakah semuanya benar benar membuatmu merasa lengkap? merasa penuh? apakah bisa suatu hari kamu tiba tiba berubah pikiran begitu saja, tiba tiba ingin meninggalkan semuanya, pindah ke kota lain, memulai dari nol, mengubah kebiasaan dan langsung hidup dengan utuh dan lengkap lagi? 

apakah yang membuat orang berubah pikiran, perspektif, turning point, limit dan batas, yang membuat orang jadi berani dan nekat, mengubah hal hal besar- termasuk rutinitas detail, kebiasaan kecil yang dilakukan dan dilatih bertahun tahun dan menimbulkan perasaan nyaman, untuk kemudian berubah- dengan perspektif yang berbeda. sejauh apa masalah yang mungkin saja muncul, keadaan tidak terduga yang mendorong orang ke jurang dan bangkit lagi sebagai orang yang benar benar baru. yang lebih baik, yang lebih waras, atau yang- berbeda saja.

atau tak pernah ada yang pernah benar benar berani berubah, sebelum hidup menenggelamkannya setengah mati- atau menemukan titik balik yang begitu membuat terjungkal, selama keadaan masih memungkinkan, masih ditoleransi dan dimaklumkan- mungkin tidak akan ada perubahan yang terlalu signifikan pada apa-apa yang dilakukan, sekalipun kadang rasanya sudah tidak lagi tepat, perasaan rasanya tak lagi nyaman, tapi sudah terlalu terbiasa, tak ada yang bisa jadi acuan dan pengganti ataupun asuransi keadaan yang lebih nyaman di depan.

mungkin, takut perubahan, terlanjur nyaman. mungkin sudah terlalu merasa cukup, mungkin diam diam merasa sudah lengkap dan tak mau berubah. mungkin kelengkapan hidup hanya ada di pikiran, dan besok akan ditemukan lagi perasaan perasaan yang sama persis, hanya kali ini, sudah dipilih, untuk rasa tak nyaman yang sudah tak asing lagi, yang sudah kita lewati berhari hari.

mungkin menunggu, keadaan yang pada akhirnya datang. mengubah semuanya. diam diam berharap lebih, diam diam tak lagi mau menunggu, diam diam dan ternyata, semuanya akan lewat begitu saja.

Sunday, 15-05-2022

 


Seperti biasa, perasaan yang terlalu cepat menghilang, deru menggebu yang gampang tumbang. Mimpi yang begitu banyak, bikin beberapa jadi terlewatkan.

Perasaan-perasaan yang janggal, perasaan semuanya terasa belum selesai. Bertemu denganmu selalu membuat darahku mendesir menggebu-gebu. Tapi katanya, kalau kita bertemu Mr Right, akan ada perasaan aman dan nyaman.  Denganmu, selalu penuh peperangan.  Gelisah tak menentu.  Tak pernah aman dan nyaman. Selalu mengkhawatirkan- tapi aku menyukai perasaan itu. 

Perasaan seperti uji nyali- time you enjoy wasted is not wasting, katanya.  Mungkin ini cuma buang buang waktu, atau mungkin datang sesuatu yang baik dan benar dari apa yang salah.  Mungkin juga terlalu denial dan tau apa salahnya, tapi tetap diterabas.

Kadang aku hanya ingin berhenti berpikir dan menjalani hidup apa adanya.  Dengan perasaan yang datang, dengan kegelisahan yang datang.  Ketenangan dan bahagia datang dari perbaikan diri kecil, terus menerus.

Setiap hari adalah hari yang baru, untuk memperbaiki diri, untuk melewati obstacle-obstacle.  Kadang rasanya terlalu berat, kadang rasanya biasa saja, kadang rasanya begitu menggebu.  Tapi semuanya akan dilewati sebelum kita benar benar mati.  Aku tak ingin mati sebelum benar benar hidup.

Kesempatan kadang seperti pencuri yang datang ketika tidak siap. Tapi kita takkan pernah benar-benar siap.  Apa yang bisa dilakukan lagi selain menjalani kehidupan satu langkah demi langkah, tanpa benar-benar tau apa di depan.  Tiap pagi, harapan dan doa ditiupkan, untuk hal hal yang belum didapatkan, kadang satu langkah kecil di depan, kadang ribuan langkah di depan yang bahkan tak sanggup membayangkan bagaimana caranya lagi sampai disana.

tapi untuk doa kecil di hari hari biasa, harapan untuk hidup ditiupkan, semoga yang diupayakan, untuk hal hal yang baik, untuk hal hal yang benar membahagiakan.  semoga setiap hari, semakin berlipat kekuatan dan kebijakan. satu langkah, demi satu langkah.

Saturday, May 14, 2022

mencintai yang dilakukan

Dalam rapat-rapat, sudah dua kali aku menemukan rekan sejawat, yang menempuh master, juga seorang dosen magister,  yang ‘seperti’ meremehkan ilmu sosial, beranggapan bahwa ilmu administrasi, sosial politik, ‘hanya’ ilmu yang banyak berkata-kata, dan tak mampu memberikan kontribusi real.

Kadang aku memikirkan bagaimana satu ilmu dianggap lebih tak superior dibanding ilmu yang lainnya ketika yang aku tangkap adalah adanya rasa sedikit ‘minder’ dengan bidang keilmuan lain.

Tapi setelah beberapa rapat, aku selalu berusaha stand up dan membela bahwa ilmu ini juga penting, seperti kata profesorku dulu, kita juga punya keunggulan-keunggulan tertentu dari bidang lain.  Profesor lain juga pernah mengatakan, jangan pernah minder, kita semua mungkin tidak menguasai satu bidang spesifik, tetapi jangan lupa, apa yang membedakan satu orang lain dengan orang lainnya : Pengalaman.  Setiap orang memiliki timeline yang berbeda-beda, pengalaman hidup; sepaket dengan pelajaran yang berbeda.  Oleh karena itu diskusi tidak akan pernah mati gaya karena semua orang punya pengalaman, personal experience yang berbeda-beda dan kita selalu bisa mengambil pelajaran. 

Dalam Range- David Epstein yang baru aku baca di halaman 30an juga mengemukakan itu.  Bahwa kadang seorang master, yang memulai di usia muda dan melakukan 1000 jam, atau lebih, lebih unggul dalam mengembangkan naluri dan membaca struktur dan pola sehingga penyelesaian masalah lebih cepat karena mereka lebih cepat ‘mengenali’ tanda tanda yang berulang.  Tapi, ini juga menjadi poin yang tidak menjadi unggul ketika telah dikembangkan kemampuan artificial intelligence.  Ternyata, salah satu kelebihan manusia adalah mampu adaptif serta menggabungkan dan menyelaraskan gagasan yang baru. 

Orang-orang dengan keahlian spesifik juga lekat dengan pola yang kaku, yang familiar, yang jika suatu teori maupun pola yang dipegangnya runtuh, akan terkadang menjadi defensif karena akan menemukan hal berbeda yang akan meruntuhkan apa yang dipelajari bertahun-tahun.

Oleh karena itu, aku percaya, setiap orang punya keunggulannya masing-masing, dengan jalur yang berbeda, kita dapat bekerja keras mengembangkan dan selalu eksplor hal hal baru, atau kerjakanlah lebih banyak apa apa yang disukai dan memberinya variasi-variasi yang menyenangkan, mempertentangkan teori lama, mencetuskan ide ide baru yang tak melekat pada apa apa yang mudah dan tersedia begitu saja. 

Kita juga harus memiliki kecintaan pada apa apa yang kita lakukan untuk membuatnya lebih menyenangkan, bukankah, dengan tambahan rasa cinta, semuanya akan jadi lebih menyenangkan sekalipun ada masa-masa sulit yang harus kita lalui dalam menjalaninya?

sabtu, 14 mei 2022

Sunday, May 8, 2022

kopsusren, strawbery swing dan majalah MIT

 

kopi diantara

Malam minggu kali ini kembali menikmati, atau menghabiskan- waktu di kopishop langganan dengan seorang teman dari Jakarta yang lagi mudik sambil lalu membaca majalah MIT dari Ipad.  Edisi majalah MIT kali ini seru juga, banyak artikel menarik yang dibaca sambil lalu, kemudian terpikir mungkin lain kali harus dicatat.  Akhir-akhir ini merasa banyak membaca tapi lewat saja, tidak ada yang benar benar aku serap dan hapal, sedang malas berpikir, maunya disuapin aja, jadi kayak nonton netflix, gerak pasif dan liat saja, kayaknya sekarang harus lebih aktif dan progresif. haha. kemudian memesan kopi susu gula aren, yang cepet habis, kemudian nambah lagi strawberry swing. kalau dipikir-pikir, entah sejak kapan terbiasa ngopi- kayaknya waktu kuliah di bandung. Awalnya cuma coba-coba, menghabiskan waktu, karena bingung mau ngapain, akhirnya jadi candu. Jadinya, kalau gak ngopi sehari saja langsung gelisah- entah suggest entah emang ada adiksinya, tapi mulai berasa sakit kepala kalau nggak ngopi. mungkin bisa disamakan dengan kebiasaan yang dibuat setiap hari, jadi kalau gak dilakuin sehari aja, rasanya ada yang janggal, ada yang kurang.

Kalau dipikir-pikir, apa jadinya kalau nggak ngopi, sakit kepala, lebih hemat mungkin, soalnya sekali duduk aja, sehari, bisa satu dua gelas di atas dua puluh ribu.  Tapi kalau nggak ngopi, rasanya jadi gak dapet inspirasi, gak dapet teman ngobrol, gak ngelatih basa basi, dan bakal jadi orang yang makin tertutup, introvert dan overthinking sendiri. atau mungkin itu di kepalaku saja.

Ngobrol sama teman yang oke waktu ngopi itu apa ya, setara lah dengan healing ke tempat yang cantik dan bikin termenung gitu. Melegakan, walau entah dapet output yang basi atau inspirasional, sama saja. Sama sama dibutuhkan demi kewarasan. Entah pula kewarasan apa yang dicari, mungkin emang lagi gila. Tapi rasanya, menyenangkan. Untuk menemukan teman baru di kopishop, untuk mendapatkan ide baru, mendapatkan rasa kopi yang baru, entah baik atau buruk pengalamannya, keduanya terasa dibutuhkan. Untuk perasaan berkembang, perasaan mendapatkan sesuatu, perasaan tidak membuang buang waktu yang stuck, untuk memperluas pikiran dan memaksa otak bekerja, apalagi kalau ketemu situasi yang tidak nyaman dan sulit, atau lebih parah- membosankan dan menjemukan- tak bisa kemana-mana dan ngapa ngapain.

Hari ini, rasanya sedang membuka lembar baru, sebatas jurnal harian baru menggantikan jurnal lama yang sudah penuh, lumayan, mulai rutin menulis. menulis di lembar baru memang beda rasanya, bebas dari sejarah, bebas dari beban dan tumpukan. kayaknya emang lebih cocok formula yang seperti ini, sementara. ada perasaan menyenangkan mengembangkan kebiasaan baru. semoga kembali di kesibukan kerja nanti tidak membuatku mengabaikan kebiasaan ini.  setiap hari punya ajaibnya sendiri. hari ini, memulai sesuatu yang baru terasa menyenangkan. sadar kalau ada milestone yang dilangkah sedikit hari ini, satu langkah kecil, satu langkah saja lebih jauh, lebih berani. kalau besok mundur, setidaknya hari ini sudah maju sedikit.

Saturday, May 7, 2022

the magic of new beginning

stuck sama satu masalah, berlarut-larut.  masalah yang dilematis, punya dua sisi yang menyenangkan-sekaligus menyakitkan. tapi entah kenapa masih dijalanin, karena menikmati sisi menyenangkannya, dan jadi egois, untuk mengabaikan diri sendiri, pada sisi menyakitkannya. 

pada akhirnya, kita akan selalu menang untuk mencintai diri sendiri.  kita akan selalu diingatkan, kalau tidak akan ada yang mencintai diri kita, selain diri kita sendiri.  diri kita adalah yang nomor satu dulu, baru kita bisa membahagiakan orang lain.

memulai sesuatu dari awal selalu tampak sulit, dan beneran sulit. perasaan tidak nyaman, kemungkinan besar untuk terus gagal lagi, dengan kehilangan sisi menyenangkan dan membahagiakan yang pernah dilalui. bahwa akan ada perasaan kehilangan, perasaan candu dan familiarity yang selalu menghantui setiap momen yang mengingatkan kita dengan apa apa yang telah lewat dan berlalu.

tapi pada akhirnya kita memang harus mulai, mengumpulkan sisa sisa keberanian, untuk memulai langkah kecil baru, memperbaiki hidup. selalu ada evaluasi, pemikiran pemikiran kita untuk mengubah keadaan yang tak lagi menguntungkan, tak lagi memberikan kita perasaan perasaan  yang seharusnya bagaimana kerasnya kita mencoba. pada akhirnya, setelah sekian lama kita sadar telah terbentur tembok, akan tiba saatnya untuk mencari cahaya baru, jalan baru yang memberikan harapan. tentu tidak akan semudah itu. karena itu dibutuhkan sedikit keberanian. sedikit saja. untuk kembali mengubah haluan, memulai kembali.

16.29

Thursday, May 5, 2022

menyalakan api

selamat taun yang baru, lembar baru, lebaran, eid fitr. juga bulan yang baru. selalu ada yang diharap bisa dievaluasi, lembar yang berganti, yang ditanda, bahwa ada yang berubah, bahwa ada yang ingin dicapai, ada yang ingin jadi satu langkah lebih maju dalam hidup, meninggalkan apa apa yang salah, dirasa tak nyaman, untuk terus menerus memperbaiki hidup, hari ini.

banyak cara untuk melakukan perjuangan, pergerakan, untuk memulai mimpi, untuk menghidupkan mimpi.  tak perlu tergesa gesa dan terburu buru untuk sesuatu yang kita inginkan betul, dalam jangka panjang. waktu kadang juga diperlukan untuk menguji sejauh apa kita menginginkan tujuan itu, apakah hanya keinginan sementara, atau kita benar-benar memperjuangkannya dengan segala kesulitan. 

kadang juga perlu jalan seperti kepiting, miring, pelan, kayak Newt Scamander waktu mau nyelamatin Theseus, ambil jalan memutar dan berliku, memahami bahwa untuk mendapatkan apa yang kita inginkan butuh proses, bahwa sesuatu yang punya value lebih itu bernilai karena ditempa situasi  yang begitu sulit dan kadang terasa mustahil dalam perjalanannya, tapi itulah yang membuatnya menjadi perjalanan yang menyenangkan dan mendebarkan, karena dalam upaya yang kita lakukan, masih ada kemungkinan besar untuk gagal. bahwa kadang usaha kita bisa saja sia-sia dan tak punya arti apa apa ketika tujuan itu tak tercapai, namun sekaligus diuji ketangguhan dan nyali kita untuk mencoba jalan yang tak semua orang mau repot-repot pergi. perjalanan yang kadang jadi meneguhkan mental karena meskipun gagal, kita akan teguh pada jati diri kita, pada kemauan dan api dalam diri kita yang menyala karena pada akhirnya, mimpi mimpi itulah yang menghidupkan.

mimpi yang membuat kita bangun setiap pagi dan bergerak, karena kita punya tujuan, karena hati kita ngebet menginginkan sesuatu yang menantang dan menarik, karena kita membayangkan, bahwa nanti di masa depan yang belum sekarang, jika mimpi itu tercapai, mimpi yang kita perjuangkan setiap hari itu tercapai, rasanya akan berlipat memuaskan. dan angan itu cukup, sebagai bensin yang memantik nyala nyala itu.

23.41

p.s : akhir akhir ini lagi rajin nulis daily handwriting journal, lebih lepas aja, lebih gak overthinking nulisnya, jadi lupa nulis blog, ternyata nulis handwriting jurnal juga seru, walau tangan jadi keriting, capek. tapi selalu ada perasaan ingin terus menulis disini setiap hari, sebagai catatan perjalanan dengan kertas yang gak usang dan gak hilang, blog yang udah jadi temen bertaun taun, kayak biasa, kayak dulu-dulu. haha.