Sunday, November 27, 2022

yang tercerai berai

apa yang lebih menakutkan 
dari kesunyian dan kehampaan yang panjang
membutakan cahaya
menyilaukan mata

hati yang patah dan jiwa yang kalah
apa yang lebih menakutkan
dari kematian selain loncatan iman
untuk pergi dan menghilang

di sela pikiran 
adalah ruang ia berubah wujud
menjadi apa saja
melebur jadi apa saja

apa yang paling kita takutkan
apa yang paling kita inginkan
apa arti yang selaras 

hari ini kita rangkai
besok bisa jadi kita tak tau apa apa
hari ini kita upayakan
besok bisa jadi ramalan cuaca
barangkali benar
bumi bergeser dari poros

apa yang tersatu
tercerai berai
lagi
kita hanya punya
kita

21/30

Friday, November 25, 2022

kopi pahit jam 7 pagi

apa lagi yang bisa ditawarkan pagi
yang hidup kembali setelah bangkit mati
sebuah napas dan harapan
satu kali, satu hari lagi, satu percobaan kembali

apa yang akan kita temukan
pada hari hari yang akan datang
yang tak pernah benar benar diketahui
kabar baik atau kabar buruk

hidup adalah apa yang terjadi ketika kita menunggu
menantikan yang di depan
merindukan yang di belakang
apakah kau telah alpa hari ini

kesadaran kesadaran yang pelan pelan muncul
seperti kabut pagi yang membelenggu diri
masihkah kau kenali diri sendiri
pada hiduk pikuk dan keributan pagi

secangkir kopi pahit jam 7 pagi
mengingatkan akan kepahitan, ketidakpastian
dan pekerjaan pekerjaan yang menanti
secangkir kopi lagi
dan semoga kita bisa siap
terus melanjutkan hidup

20/30

Wednesday, November 23, 2022

di langit

kuletakkan mimpiku di atas kepala 
sedikit lebih jauh dari jangkauan
menolak tertidur lelap
pulas sedikit, lenyap di kepala

tak pernah ingin terlalu nyaman
karna ia pun tak lama kekal
apa yang akan didapat dari hal hal yang pasti
hanyalah kebosanan yang lama dan panjang

hiduplah dengan mendebarkan
dengan yang tak diketahui
dengan rasa sakit dan setapak demi setapak
membuka jalan terjal baru
dengan setiap hari mengasah kapak
membuka jalan
menebang halang rintang

kau pasangan sepadan
kuletakkan di langit
satu sentimeter tak terjangkau
namun masih bisa kuresap hangat

jalan setapak panjang dan membosankan
tak pernah jadi tujuanku
begitu pula jalan berkilau yang membuatku 
mengantuk dan terlena

aku hanya ingin kau
yang membuka jalan yang tak pernah 
aku lihat sebelumnya
penuh hal hal menakjubkan
yang tak pernah aku temui

kuletakkan kau sedikit di atas langit
bukan milikku penuh
tapi rasaku utuh

19/30

Sunday, November 20, 2022

pulang

menemukan kedamaian
pada ingatan awal mula semua kejadian
yang terkenang dalam ingatan
kemana lagi mencari selain dari yang telah lalu

perasaan rindu selalu muncul dari ingatan
seperti ada sesuatu yang hilang
bagaimana mungkin memimpikan yang tak pernah ada
sedang kau bergelantungan di alam pikiran

sebelum aku membacamu
kau hanyalah sang asing yang tak punya makna
sedang aku repetisi kesalahan yang kau ulang
berkali kali sampai kau sudah

bagaimana cara pulang pada tempat yang tak lagi ada
sedang kenangan menghantuimu seperti memori yang ingin
terus menerus kau putar dalam ingatan
sedang kau meminta pada yang tak ada
dan yang tak akan pernah terjadi
masa lalu tak pernah benar benar bersemayam
ia hanya gelombang ilusi yang harusnya
sudah lama kau lupakan

bagaimana cara pulang pada tempat yang tak pernah ada
pada hangat dan genggam yang tak lagi ada
pada perasaan yang tercipta dan hilang
sedang kau bukan lagi pemiliknya

hanya hari ini lah yang kau punya
satu satunya yang jadi tempatmu pulang

18/30

kehilangan yang biasa

hidup seperti roller coaster yang janggal
kadang sesuatu menjadi begitu mempengaruhi
kadang hidup lewat begitu saja
dan hatimu tak lagi merasakan apa apa

kita belajar setiap hari tentang cara
bagaimana menjalani kehidupan
dengan lebih baik, dengan lebih menyenangkan
aku ingin merasakan dan mengalami semua

segala lara dan bahagia
pada angan yang tak sampai
dan mimpi mimpi yang menggembirakan
akankah kita, pada akhirnya sampai kepada tujuan

yang menjadi fana dan salah sangka
bisakah semuanya berjalan seperti apa adanya
mempelajari, membaca
bagaimana cara menjalani hidup dengan baik
dan tak pernah benar benar menemui jawabannya

segala sesuatu yang menghantam
membuat indra jadi mati rasa
pengalaman demi pengalaman 
membuat hidup jadi stagnan

haus akan hal hal yang lebih janggal
lebih berbeda
malu malu melangkah 
pada sebuah dunia baru

dunia yang pernah hilang
masa kecil yang terkenang
dan masa jaya yang berlalu
akankah kita menjadi diri kita yang dahulu
ketika masa kini menanti
meminta jawaban dan keputusan
yang tak satupun diinginkan?

17/30

Friday, November 18, 2022

kotak pikiran

dicekoki apa apa 
menusuk di alam pikiran
terisolasi dan sepi
sendiri di hampa udara

ternyata nyaman
di alam pikiran sendiri
membuang orang orang
yang sibuk dengan dirinya sendiri
kini waktunya aku
terisolir dalam pilihan
terpenjara atau bebas
semua hanya pikiran
pada keputusasaan

kenapa harus percaya
kepada butiran cerita
yang digulirkan pelan
kemudian menggunung
meniadakan kehampaan
menunjukkan jalan 
yang entah kemana
tapi setidaknya ia punya haluan
bukan berputar tak tentu

hari ini kotak pikiran 
sedang terguncang
terpaksa menata ulang 
kembali dirinya
pernahkan ia benar benar ia
atau ia cuma gema 
yang terpantul dari satu sisi 
ke sisi lainnya
kesana kemari
tak punya mau
hanya tak ingin sendiri
ataukah ia memiliki dirinya sendiri
dan kadang lupa
membuka kotak pikiran
yang berdebu
di celah pikiran

.

16/30

Wednesday, November 16, 2022

yang hilang, yang dicari cari

belajar menjalani hidup satu kali lagi
setelah menyerah tertipu
menyangka datang baik
tapi takkan ada yang selalu

hidup berjalan maju
meninggalkan yang belakang
membubarkan yang di depan
perlahan saja, tak kemana

kadang ingin terlalu menggebu
dan kacamata kudu
aku hanya ingin damai bahagia
yang ternyata dalam diri sendiri

terlalu asyik mencari yang jauh
yang menantang, yang tak mungkin 
karna ingin mengembara merasakan semua
kemudian lupa pulang yang telah hilang

aku tersesat sendiri 
entah kemana tak tau mau apa kemana
tak pula ingin pulang 
tapi juga lelah mengembara

masihkah terhampar untukku
jawaban atas semua pertanyaan
sedang aku abu abu
tak lagi meyakini apa apa

15/30

angan ingin

sejuta kata takkan mampu meyakinkan
seribu malam tak juga bisa membuat tinggal
lantas bagaimana cara membuatmu menetap
mengurungmu dalam dekap

pasir yang kuat digenggam kan terlepas
cinta yang kuat terkekang akan menginginkan bebas
lantas apa lagi yang mampu dipunya cinta
selain angan untuk esok yang lebih panjang lagi

aku lupa semua hanya ingin sendiri
yang tak akan lepas dari rencana yang lebih besar
semesta akan memberikan yang terbaik
sebagai pelajaran ataupun sebagai perdebatan

apakah kita mampu menanggung takdir
ketika semua yang terjadi
terlepas dari genggaman
dan hanya dengan melepaskan
ternyata kita mampu sedikit lebih menikmati
arti singkat kebersamaan

hati tak pernah bisa menolak
apalagi berbohong
di depan matamu
semuanya luruh dan pesai
aku selalu jujur
mengangankanmu
sedikit lebih lama
dalam kedua matamu

14/30

Monday, November 14, 2022

sedikit lebih lama lagi

sejuta kata dan mimpi di kepala
pada hari kita yang itu itu saja
kau pujangga paling wahid
dengan kata sederhana
dan teoriku yang patah

kau tak pernah jadi yang paling istimewa
tapi yang paling membuatku
kehabisan daya pikat dan pikir
dan semua hal yang kulakukan
tak pernah benar benar aku duga

aku yang paling egois
menginginkan lebih dari yang pernah aku punya
tapi salahkah bermimpi terlalu tinggi
dan akulah yang jatuh sendiri

menghabiskan waktu denganmu
jadi begitu menyenangkan
ketika aku tak tahu 
apa yang terjadi besok
pada janji untuk hari ini saja

yang tak pernah tepat janji
tak pernah pula benar benar
bisa aku percayai

beritahu kenapa aku masih menunggu
segala debar dan hal yang tak pasti
sedang waktu menerkam habis
menenggelamkan yang terduga

tetapi aku masih saja
menginginkan waktu yang sebentar itu
sekali lagi, sedikit lagi lebih lama 

13/30


yang terakhir kepada rindu

bagaimana menggambarkan badai di hati
rasa yang tak pernah diketahui darimana asalnya
tak tau pula kapan bisa menghapusnya
samudera yang menghantam
menggoyahkan pegangan
merubuhkan perasaan

bagaimana bertahan pada badai 
sedang aku luka luka sendiri
bisakah kau rasakan
semua yang ada pada diriku
menginginkanmu utuh sepenuhnya
sedang kau diam
tak bergerak di tempat

bagaimana cara bertahan pada kenangan
semua yang telah tercipta
pada malam malam yang kuhabiskan
tawa yang terlalu menggembirakan
dan tangis kesedihan 
tak ingin kehilangan

bagaimana menggambarkan kerinduan 
yang tak pernah habis
meski kau telah pergi
dan aku tak pernah beranjak
menatapi satu demi satu
puing puing perasaan 
yang begitu aku suka
apakah aku bisa mengucapkan
selamat tinggal
sedang aku tak pernah benar benar datang
sedang semua tercipta,
begitu saja 
tanpa rencana


12/30

Saturday, November 12, 2022

tentang sabtu

yang selalu aku nantikan
kebingungan tanpa arah 
sebuah jeda terus bertanya tanya
apakah mungkin segala kemungkinan

hari sabtu yang tenang
akan terus membuatku 
entah merasa kesepian 
atau tak nyaman di keramaian

akhir pekan adalah waktu yang janggal
seperti seluruh hidupmu 
kau bangun pagi dan punya sebuah tujuan
entah bekerja atau janji temu berurusan

di akhir pekan adalah dimana
kau ingin mengosongkan jadwal
menikmati waktu untuk dirimu sendiri
dan merasa asing dengan hidupmu

ternyata senin jumatmu yang penuh itu
bisa menjadi hening dan kosong
di waktu minggu
begitu menyenangkan

kau yang pilih sendiri
sebuah keputusan
untuk diri dan hidupmu sendiri
terus membuat pilihan pilihan

di hari kerjamu 
yang ribut dan berisik
temukan waktu untuk dirimu sendiri
sabtu untuk dirimu sendiri
yang kau punya seluruh pilihan
untuk siapa kau menghabiskan waktu
untuk jadi egois
dan memilih dirimu sendiri

lagi dan lagi

11/30

Friday, November 11, 2022

11/11

apa lagi yang bisa dikatakan 
oleh kata kata hari ini
hati yang terketuk hangat
dan rembulan
yang menghangatkan hati
sekalipun kadang malam datang
terlalu dingin
mematikan rasa

apa lagi yang kata kata punya
selain makna yang dijelaskan panjang lebar
tapi tak pernah benar benar punya arti

sedang masa depan menunggu dengan suram
masa kini berjalan di tempat dengan lamban
masa lalu yang mengintai dalam temaram

pada kata kata kuuraikan segala masa
lalu, kini dan di depan
bercampur baur
buram dan kabur 

kuharap kita selalu menemukan sesuatu
di tengah perjalanan itu
yang menginspirasi
yang menghidupi

kuharap hidup tak pernah lelah
memberikan satu kali lagi
kesempatan

merasakan semuanya.

10/30

ujaran kebencian

aku membencimu 
dengan mendarah daging
penuh amarah
semua hal pamrih 
dan yang diungkit ungkit
kau gerutukan setiap hari
yang kau teriakkan

aku kasihan 
dan jijik

tak semua hal 
harus ikuti kepalamu 
yang tak seberapa

aku tak lebih baik
tapi aku benci 
semua hal di dirimu

doaku tiap malam
aku harap nanti
tak berubah jadi 
seperti kau

andai aku bisa memilih
kupilih ketiadaan

dan tenang
bersusah sendiri
tak pernah 
melihat mukamu lagi

9/30

Wednesday, November 9, 2022

cara cara kehilangan

bagaimanakah cara kehilangan
pada hati yang terluka
untuk ingin yang menggebu
dan apa apa yang tak jadi nyata
di alam pikir saja

seribu satu alasan menyalahkan 
dunia, dan apa saja
seribu kemungkinan 
semuanya mungkin bisa saja
merasuk iri di relung gelap yang dalam

bagaimanakah cara kehilangan yang baik, yang benar
yang tak menyakiti, yang membahagiakan semua
adakah cara untuk bahagia tanpa menyakiti
sepadankah semua resiko dan derita

dalam cinta dan perang
takkan ada yang menang
keduanya kalah

mungkin kita terlalu 
menggantungkan harapan 
setinggi langit
untuk jatuh ke angkasa

bagaimanakah cara hidup
yang menyenangkan
tanpa kehilangan
atau mati rasa

pada semua yang sementara
pada semua yang tak ada
pada semua
yang bukan milik kita

kita pernah memiliki sesuatu
yang berharga
yang membuat hidup ini
layak dijalani

mungkin memang 
sudah sepantasnya
kehilangan hadir
sebagai teman perjalanan

sebagai tanda
bahwa hidup ini pernah,
dan layak dijalani
atau ia memang tak pernah
punya makna

8/30

Tuesday, November 8, 2022

candu melankolia

yang tenggelam dalam celaka
datang pada hal hal kecil abai
chat di pagi hari, setiap hari
tawa sederhana di topik receh
tidak pernah ada curiga
yang tak disangka sangka

hati kadang memilih
lukanya sendiri
hari demi hari
ia melukai diri sendiri
kemudian menyembuhkannya sendiri

sedang aku jadi candu
sedang aku jadi terlanjur nyaman
tak ingin lagi kemana mana

kau kasur nyaman
yang buat aku terlambat
menjalani hidup
entah apakah sepadan
dengan semua bahagia
yang kecil kecil
pada waktu yang singkat-singkat

setiap hari
kau yang menghias hidupku setiap hari
menghadirkan tanda tanya besar
entah sampai kapan
atau pasti yang pilu
mana lagi yang akan kau hadirkan
masihkah kita butuh keyakinan
pada masa depan yang punya janji

canduku telah terbiasa
tiap hari ia kan lelah berjuang
maka kuletakkan harap 
hanya mengembara
yang entah dimana

teruslah jadi asing
karna pengembara
tak punya apa apa dimana mana
hatinya sendiri adalah rumah
yang dicarinya kemana mana
candunya hanya wadah
agar ia selangkah lebih dekat
dengan dirinya sendiri

7/30

Monday, November 7, 2022

di liang harapan

mimpiku sesederhana
pulang dan menemukan kau ada
tertidur lelap
menjadikanku tempat
semua keluh 
rumah untuk gelisah
dan resahmu
menghadapi dunia

sesederhana makan yang nikmat
pada nasi yang baru kupanaskan
dan lauk atas masakanku yang tak seberapa
tapi meredakan laparmu

sesederhana perhentian akhir
untuk tujuan mengembaramu 
seharian

lelap dan tertidur di pelukan
bangun oleh mimpi
membangun masa depan 
jauh di awang awang

mimpiku sesederhana
melihat wajahmu setiap hari
dan tak bosan bosan
bertengkar tentang apa apa
yang kurang pada dirimu
untuk kemudian menjadi bodoh dan sadar
aku tak pernah bisa 
hidup tanpa kau
sedetik saja

untuk menghamburkan amarah
pada yang sia sia
kemudian terketuk hatinya
bahwa kau telah menanggung
semua beban 
yang ada pada diriku

dan pada akhirnya menjadi pilihan
keputusan setiap hari
untuk masih tetap tinggal di sisiku
diantara semua pertanyaan
dan hal hal yang terlalu sulit kau pecahkan

6/30

Sunday, November 6, 2022

setiap minggu

minggu adalah waktu
jeda dan istirahat
dimana kehilangan
benar benar diperhatikan

akhirnya jeda sejenak
memperhatikan
perasaan perasaan
yang sering diabaikan

minggu adalah tempat
semua perasaan disampaikan
dievaluasi, apakah punya arti

merenungi sejenak hari kemarin
ketika semuanya begitu berarti
hingga semua perasaan
tak dapat digenggam

hari ini hari berduka
mengenang yang telah tiada
manusia, kenangan, perasaan

dan yang lebih pahit,
bahwa kita akhirnya sadar
kita telah menikmati melanjutkan hidup
sedang kenangan kenangan
tertinggal di belakang
diikuti perasaan

di hari minggu 
tidak ada lagi isak tangis
hanya hati yang telah lapang
melepaskan

dan perasaan yang mati kemudian
tak lagi ada harap
hanya melanjutkan hidup
seperti biasa
seperti tak pernah ada apa apa

5/30

Saturday, November 5, 2022

Sabtu di Mimpi

mimpi seperti benang yang terpintal
penghiburan pada kesepian yang panjang
aku masih memanggilmu sesekali
tersenyum mengingat ingat yang tlah lalu

meski harus kugali gali di liang ingatan
rumah yang kukunjungi di akhir pekan
dan pekerjaan yang melelahkan
kala aku tersandar dan menatap langit langit kamar

memutarkan kenangan
meneguk segelas kopi aren manis
kekenyangan setelah lapar yang panjang
aku ingin mengingat semuanya

ingatan yang menyenangkan
dan cinta yang tak pernah terlalu panjang
mungkin begitu, agar aku lebih mudah mengingatnya
dalam masa yang singkat

terhibur di akhir pekan
menari dalam pekatnya nyaman
tertidur di mimpi
terkenang di angan

apakah cinta
bisa datang sekali lagi?

4/30

Friday, November 4, 2022

ketiga

satu. 

kali pertama selalu datang tanpa terduga
begitu saja seperti semesta yang bikin alurnya
hal hal janggal yang bergulir
dan tanpa satu sekrup pun yang lepas
merangkai kejadian kejadian

'apakah sudah punya firasat?' tanyanya sebelumnya
mungkin iya, karna awan itu bergerak dengan janggal
sedang aku tiba tiba tercenung dengan rasa yang tak nyaman
matanya tak lagi sama, berbinar menatapku
ia ada tapi tiada di sana
telah tenggelam 
dalam pelukan yang lainnya

adakah rahasia semesta yang dibocorkan 
oleh perasaan wanita wanita itu yang selalu terdepan
merasakan gelisah yang tak nyaman
atau firasat demi firasat
dan ketika hari itu datang

bergetarlah tubuh ini sedikit, 
aku telah melepaskan semuanya
meskipun sudah mengetahui awal pertama
rasanya ternyata tetap sama saja


dua.

apakah bibir yang melafalkan banyak kata
setara dengan masa depan yang selalu dijanjikan
diselipkan pada tiap kesempatan
kemesraan yang kau pamerkan
pada seluruh dunia
kemudian di depanku
kau berlutut meminta

apakah yang ditawarkan janji kemarin
pada hidup dan perasaan hari ini?

adakah alasan yang benar benar punya arti
untuk pergi mengalpakan janji
adakah syarat syarat maaf
untuk semua khilaf

mungkin aku sedikit pandai membaca
tapi tak pernah benar benar tau yang kau rasa
apakah kurang dan salah
ataukah kita hanya tak pernah
merasakannya

karna kau meletakkan harap
di pundakku sejak pertama
kemudian membuatku memanggul maaf
untuk semua, yang ada pada diriku

ketiga.

selalu ada yang salah dan keliru
pada hal hal yang terlalu

terlalu menyenangkan
terlalu mendebarkan
terlalu menggampangkan

kemudian, 
terlalu tertipu

kadang kita bisa benar benar salah sangka
dengan perasaan diri sendiri
dengan debar yang menginginkan
hal hal yang tak pasti

mungkin terasa nyaman
pada yang sudah pasti pasti 
akan meninggalkan

hingga langkah ringan bebas
dan gampang tinggal kandas

tapi pilihan adalah kutukan
yang dibayangi penyesalan penyesalan

pada akhirnya,
kita sendiri lah
yang selalu menentukan jalan

hari ini, 
sebuah keputusan
telah ditentukan
di dalam hati
.

3/30

Thursday, November 3, 2022

rumah kedua

apakah arti pulang
pada malam yang terlalu malam
masihkah punya makna

sepi yang datang terlalu cepat
rindu yang tergetar
pada hening malam
yang selalu hilang

bisakah aku berdiri sendiri
tanpa pulang
pada rumah
pertama, kedua

dimanakah tempat pulang
yang sebenarnya,
muara akhirnya

apakah semuanya punya makna
atau hanya sia sia yang panjang

dan beristirahatlah 
pada malam yang panjang
tanpa harap untuk pagi 
yang telah datang terlalu awal

...
2/30

Wednesday, November 2, 2022

satu hari, satu kali lagi #poem

07.15
apa yang dibisikkan alam bawah sadar
atau yang begitu saja terjadi
apakah kita bisa menebak
apa yang mampu ditawarkan pagi
entah kau dengan riang menyambut
atau rasa kehilangan yang menyiksa

apakah kesibukan yang menenggelamkan 
mampu mengecoh pikiran
sedang ia mengintai
di tiap tiap waktu
pikiranku mengembara

aku ingin mengetahui
apa saja yang kau perbuat
apa saja yang kau pikirkan
apa pula yang kau inginkan

aku ingin melahap semuanya
kemudian tenggelam
dan melupakan kehidupan,
hidupku sendiri

21.00
mencintaimu berarti melepaskan keinginan diri sendiri
kemudian merelakan sesuatu, untuk kemungkinan
pulang dengan tangan kosong, tidak mendapatkan apa apa 
tapi apa yang bisa diharapkan dari perasaan perasaan
yang muncul dari diri sendiri

mencintaimu berarti menjadi rakus dan serakah
mengubah diri menjadi punya dan memiliki
berekspektasi tinggi tentang hari ini, atau besok dan masa depan
kemudian tersiksa dalam alam pikir sendiri
apakah kita benar benar perlu bersama

setiap malam, pertanyaan bergulir
pertanyaan yang enggan dijawab
meski kau tau jawabannya, 
dan masih saja berulang kutanyakan kembali
siapakah yang pernah benar benar tau
yang pernah benar benar punya jawaban

malam ini, semua hal dimulai lagi
tapi entah kenapa ada yang berbeda
pikiran tidak lagi berkelana

aku telah menyukai diriku yang baru,
diriku yang sudah tidak lagi termakan ampas rindu
meski masih saja berburu candu
mungkin aku tak pernah benar benar patah hati
tak pula jatuh cinta

1/30