Sunday, July 9, 2023

setiap pagi yang datang

malam kadang datang 
begitu menyesakkan
merepotkan perasaan
mengacaukan pikiran

kemudian pagi datang
dan semua perasaan
disapu hujan
entah kemana

perasaan ringan
diguyur hujan tadi malam
awan pun bersinar
dengan lembut

hidup tak pernah
seganjil dan seaneh
hari hari terakhir
kita pun tak tau

apakah ada cara 
yang paling benar
menjalani kehidupan 
yang kadang melelahkan itu

tapi setiap pagi datang
ia menawarkanmu harapan
melangkahlah
sedikit lebih jauh dan berani

mungkin di ujung pelangi 
yang samar terlihat itu
ada jawaban 
yang sungguh ingin kau temukan

09/07/2023

Saturday, July 8, 2023

menyelesaikan kesedihan

ada hari hari dimana mendung datang
padahal hari telah siap berangkat 
hari hari yang lebih berat dari biasanya

bagaimana menyelesaikan kesedihan 
yang selalu datang sepulang kantor sendirian
atau jam malam ketika otak sudah berhenti beroperasi
dan hati tak nyaman membisikkan kerinduan

bagaimana menyelesaikan kesedihan 
mengusirnya dengan kasar 
berdoa semoga ia tak lagi datang
ketika kita selalu menyambutnya tiap hati sepi
 
bagaimana menyelesaikan kesedihan 
dengan membicarakannya baik baik
sedang ia keras kepala
berjanji akan kembali nanti

bagaimana menyelesaikan kesedihan
sedang ia datang berulang ulang
tak punya tempat pulang
setiap pagi menjelang

bagaimana menyelesaikan kesedihan
sedang orang yang meninggalkannya disana
sudah lama pergi
sedang ia menghidupkannya 
setiap sepi datang
menemaninya menari
merayakan semua hari yang pernah datang
meninggalkan kesedihan

8/7/2023

Friday, July 7, 2023

cara cara untuk berbahagia

kebahagiaan kadang tergambar seperti 
perasaan yang rentan dan mustahil
seperti benih yang ditanam sejak dulu
kemudian badai menghantam
dan ia lupa pernah ada disana
sejak dahulu kala

kemudian tunas pada hari hari baru
muncul malu malu 
ia hidup perlahan
dirajut dengan penuh kesabaran
terpintal dari tusukan demi tusukan

setiap hari ia bersinar disiram harapan
bahwa akan datang masa dan jatahnya 
pada akhirnya melahap bahagia
merangkak pelan memperbaiki
puing puing yang berserakan
dengan penuh kesabaran

apakah bahagia itu 
pada akhirnya 
kita dapatkan
di akhir kehidupan
ataukah ternyata 
ia telah tumbuh 
dalam jiwa kita sejak lama

dan dalam masa tunggu 
bertahan dan menahan diri
ia senang akhirnya
menemukannya dalam
dirinya sendiri
seluruh dunianya

07/07/2023

Thursday, July 6, 2023

apakah kau percaya?

apakah kupu kupu itu pernah lupa caranya terbang, 
sementara ikan tak akan pernah pura pura mati di daratan
hidup terus berlanjut entah kau membual atau tidak
ia bergemuruh dan kadang tenang menenggelamkan

apakah kita masih percaya
esok hari akan datang 
meniupkan kabar baik 
yang telah lama kita tunggu tunggu

atau semua hanya penantian yang sia sia
karena ingin kita yang sedikit lebih serakah
dari biasanya?

bolehkah kita masih mencari cari
apalagi yang ingin kita temukan
sedang semua telah cukup 
pada perhentian

percayakah kau akan satu kali 
kesempatan yang akan datang berulang ulang
hingga kau puas dan lulus
menjalani kehidupan

atau kau akan terus membenturkan dirimu 
pada pertanyaan pertanyaan
sedang keadaan telah berubah
dan kau, yang menjadi semua jawaban

05/07/2023

Tuesday, July 4, 2023

sedikit lebih lama lagi

kalau ada yang bisa aku tukarkan
untuk kesenangan yang sebentar
dan kesedihan yang begitu panjang
pada musim yang telah lama berlalu

maukah kita mengulangi
kesalahan yang akan terus disesali
ataukah perasaan itu akan terus datang
dan kita yang terpaksa belajar kuat

badai terasa jauh lebih lama dan panjang
sedang matahari bersinar terang sebentar
dan aku yang selalu nyaman
enggan kemana mana lagi

selalu ada kesempatan yang sedikit lebih besar
sedikit lebih banyak pada pertaruhan
dan kegilaan kegilaan yang dipertontonkan
sedang kau selalu menyambut hangat

pada tiap tiap kehilangan yang datang
aku ingin menyiksa perasaan
sedikit lebih lama lagi
entah menginginkan apa

apakah kita benar benar pernah
memiliki perasaan kita sendiri
tanpa takut akan hari hari ke depan
atau kita pengecut yang selalu berhenti
tiap jalan buntu itu datang?

4/7/23

Monday, July 3, 2023

perasaan itu pada akhirnya akan melewati kita

ada jeda yang singkat antara pesan singkatmu
dan perasaan yang ada di kepalaku itu
batas antara kewarasan logika dan hati 
serta kesedihan yang panjang dari biasanya

belajar bagaimana bangkit dari perasaan yang jatuh
ternyata jauh lebih panjang dan sulit dari jatuh cinta itu sendiri
tapi semua itu memperkaya pengalaman
serta memperhalus perasaan

rasa yang semakin lembut
tapi juga kuat untuk berlari kencang
aku dan angin itu akhirnya berkawan
menjadi teman di suka dan gelisah

mungkin di kehidupan yang lain
kita akan bertemu lebih cepat
dan kesedihan akan datang 
dalam bentuk yang lain

perasaan itu pada akhirnya akan melewati kita
melewati kehidupan ini
dan menyisakan kenangan yang manis
serta kesempatan yang tak pernah dilewatkan

tak pernah melewatkan menikmati cintamu
dengan penuh keberanian

03/07/2023

Sunday, July 2, 2023

Refleksi Advokasi Keberagaman bersama Gusdurian

Pertemuan 

15 - 18 Juni kemarin, mewakili komunitas saya, oleh Haris, seorang teman lama di 1000Guru Kalbar, saya diundang pada workshop advokasi keberagaman, yang diselenggarakan di Hotel Garuda selama empat hari. Tentu, dari awal saya sudah mencari sedikit informasi mengenai kegiatan ini apakah mengandung sedikit politik karena menyiapkan tahun politik yang akan terselenggara sebentar lagi. Namun, tentu dia bilang ha nya pertemuan yang mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan saja. Semakin yakin dengan deskripsi 'tidak melakukan politik praktis'. Tentu, karena saya kurang familiar dengan kegiatan ini maka saya wajib mencari tahu kisi-kisi terlebih dahulu. Tapi ternyata, setelah menelusuri beberapa link, tidak terlalu banyak tulisan yang menggambarkan kegiatan apa yang akan dilakukan, selain TOR kegiatan yang telah dibagikan di awal. 

Peserta-peserta yang menarik
Kemudian pada saat pembukaan, saya melihat peserta yang beragam, serta narasumber yang relatif lebih muda. Kemudian ternyata peserta dibagi ke dalam dua kelas, Youth dan World Religous Leader. Sebuah kelas yang saya kira berat untuk masuk dan ikut ke dalam kelas 'world religious leader'- karena saya juga gak merasa adalah orang yang 'religious', tapi saya juga senang karena bisa punya kesempatan untuk berada di tengah orang-orang yang didefinisikan tersebut. Karena, kalau berbaur dengan mahasiswa- dimana saya sudah wanti wanti sama teman saya takut kegiatannya membosankan dan banyak mahasiswanya. Bukan apa-apa juga sih, cuma karena sudah dua kali jadi mahasiswa tentu saya ingin mencari perspektif lain untuk bisa memanfaatkan kegiatan ini.  

Di awal kelas, tentu semua memperkenalkan diri, saya juga takjub dengan peserta yang lain- ada suster rumah belah kasih, kyai, ketua komunitas agama seperti komunitas interfaith (lintas agama), ketua komunitas kristen, katolik. budha, ahmadiyah, sungguh benar-benar 'ketua' dari beberapa agama, selain komunitas perempuan, dan mungkin saya, mewakili komunitas mari melihat, 1000guru yang bergerak di bidang pendidikan. 


River of Life
Perkenalan pun dimulai perlahan dengan masing-masing menggambarkan 'river of life' atau alur kehidupan, menarik di kelompok saya, ada yang sungai kehidupannya kemudian 'bercabang' dari alur hidupnya yang biasa saja, kemudian terpapar oleh paham yang menurutnya agak 'keras' dalam beragama, kemudian alur sungainya berbelok lagi, ketika ia kala itu bertemu sosok "Gusdur" kala ia masih hidup. Hal itulah yang ia anggap mengembalikan arus hidupnya lagi hingga sekarang ia menjadi seorang ketua pesantren.

Untuk hidup saya sendiri, saya kira saya mulai dari kehidupan masa kecil yang menyenangkan di Gang Kodrat, gang yang di depannya mengalir 'Sungai Jawi' yang kala itu menjadi tempat meloncat mandi bersama teman-teman gang. Teman gang yang beragam, dari berbagai agama hingga etnis kala itu. Tidak ada sekat, semuanya main di gang sore-sore, menghabiskan waktu hingga maghrib, kemudian malam biasanya yang muslim lanjut dengan pengajian yang digilir ke rumah rumah. Menginjak SD, saya kira cukup unik, kala itu saya dimasukkan ke sekolah muslim, yang wajib menggunakan kerudung, kemudian saya kira banyak hal yang terjadi di sekolah yang membuat saya tidak nyaman, pula pelajarannya yang menurut saya sulit, dan saya tak tertarik untuk belajar, beberapa tahun hingga kelas empat, saya ingat saya berdoa buat pindah sekolah, karena menggunakan kerudung saat itu sangat bikin gerah, sesimpel itu. Kemudian ada masalah di sekolah, dan akhirnya saya dipindahkan ke sekolah negeri. Masih ada masalah juga kala itu, tapi saya kemudian selalu peringkat tiga besar. Lanjut SMA sama juga, saya kira saya tidak terlalu begitu tertarik lagi dengan pelajaran sekolah karena sibuk latihan untuk pertandingan porseni, fokus di olahraga yang membuat saya harus meninggalkan sekolah selama tiga bulan membuat saya ketinggalan pelajaran. nilai pun anjlok. hingga akhirnya di detik detik terakhir sekolah untuk kuliah, saya bisa mengejar dan mendapatkan nilai yang lumayan hingga akhirnya mendapatkan sekolah asrama full beasiswa. Selanjutnya, di kampus pun karena merupakan sekolah kedinasan yang dipenuhi keterwakilan semua daerah, tidak ada kesenjangan atau perbedaaan agama maupun etnis yang menonjol. Setelah bekerja, saya mungkin baru memahami ada beberapa kelompok tertentu yang 'menolak' kelompok lainnya. Dan saya, mengalami menjadi teman dari pihak yang 'menolak' kelompok lainnya tersebut dan mungkin sedikit memahami perspektifnya. 

Mencari cari arti 'Keadilan'
Beberapa isu kemudian dibahas, membuat kami saling terpapar akan pandangan satu dengan yang lain, menceritakan pengalaman-pengalaman praktis, tak banyak lagi membahas 'teori' karena menurutku praktek-praktek lapangan sangat penuh dinamika dan tak terikat dengan teori-teori yang spesifik, pengalaman dalam penerapan lapangan, bertemu bermacam-macam orang dengan keyakinan yang berbeda-beda, membuat kami semakin paham memang buah pemikiran begitu beragam.
Kemudian saya ingat, dimana kami diarahkan untuk memahami mengenai 'keadilan', bagaimanakah mencapai 'keadilan' itu sebenarnya, apakah dengan mendapatkan akses dan kesempatan yang sama, atau sesuai dengan porsinya, dalam mendebatkan hal tersebut. Ternyata juga tiap tiap orang mengalami pengalaman yang berbeda-beda. Hingga apa yang mereka simpulkan, merupakan hasil dari perasaan dan pengalaman yang telah dialami dalam hidup mereka. Sehingga, hasil dari definisi itu juga dapat menjadi beragam. Menurut salah satu narasumber, keadilan juga terdiri dari tiga garis besar, keadilan hukum, keadilan ekonomi, dan keadilan ekologis. Kemudian banyak garis yang bisa kita tarik dari hal hal tersebut yang kadang terbentur pada keadilan ekonomi, dalam kompleksitasnya.

Refleksi
Dari awal merasa nyaman, untuk terbuka dengan orang baru, mungkin karena semuanya memiliki latar belakang yang berbeda dan beberapa tak saling mengenal satu dengan yang lainnya dan baru bertemu di tempat ini. Jadi mengalir untuk berkenalan dan mengenali satu sama lain, dengan lancar dan mengikuti keingintauan untuk mengenali orang dari beberapa perwakilan secara naluriah. Yang sebelumnya mungkin sungkan bertanya dengan orang asing (yang tak terlalu dikenal di luar) untuk pertanyaan-pertanyaan mendalam mungkin disini jadi sedikit lebih berani karena memang merupakan forum diskusi dan tak terlalu mengenal secara personal.  
Yang menarik, setelah kupikir-pikir, ternyata aku punya banyak pengalaman terkait keberagaman dan penanganan konflik yang tak begitu aku sadari. Baru disini rasanya bisa mengeluarkan dan berdiskusi mengenai pandangan terhadap beberapa kasus yang pernah aku temui di lapangan. Jika tak ada forum ini, mungkin aku akan melewatkan saja pengalaman-pengalaman itu tanpa memikirkannya secara lebih dalam dan melihat beberapa sudut pandang yang berbeda-beda. Terlebih lagi, salah satu kasus yang aku presentasikan mendapatkan kesempatan dikupas habis berjam-jam dan pada beberapa pertemuan. Rasanya, pandanganku jadi makin kaya melihat sudut-sudut pandang yang sebelumnya mungkin aku lewatkan. Betapa sudut itu bisa menjadi pemecah, bisa pula ditarik kesamaan jika dilihat dari helicopter view untuk mencapai suatu kesepakatan. 
Bahwa sejatinya kita memang harus selalu melakukan refleksi, diantara rutinitas kita yang mungkin telah kita lakukan berulang-ulang hingga kadang kita kehilangan sensitivitas untuk lebih punya pandangan yang kaya serta menghilangkan sejenak pikiran bias dari judgement yang terlalu cepat, fear, atau sinism. 

Semoga kita semua bisa terus belajar, dari pengalaman, dari orang lain, dari alam, dari kehidupan. Bisa terus mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan diri,  menjalani dinamika, dan bisa keluar dari stagnansi. Semoga.


Friday, June 30, 2023

Berkurban dan Merelakan

Apakah kita pada akhirnya punya keberanian itu? untuk melangkah maju, setelah beberapa kali terjatuh dan dihantam kenyataan. Apakah yang membuat kita bergantung pada dunia, menggantungkan seluruh harapan dan keinginan di dunia, yang selalu enggan kita lepaskan.  Uang, cinta dan perasaan nyaman dan aman. Sebelum semua dicabut nikmatnya.  

Beberapa hal begitu mudah datang di hadapan kita, tanpa kita upayakan, tanpa kita usahakan. Sehingga kita kadang merasa ia adalah bagian dari hidup kita yang tak akan pernah diambil. Atau sebaliknya, ia begitu sulit hingga kita telah merasa layak mendapatkannya, karena telah mengerahkan seluruh upaya, waktu dan tenaga, hingga akhirnya mendapatkannya. Sehingga kita begitu yakin, semuanya adalah hal yang pantas kita dapatkan. 

Dalam momen refleksi idul adha kali ini, adalah waktu yang tepat untuk merenungkan kembali.  Apakah semuanya benar-benar milik kita? atau semuanya hanyalah sementara. Titipan perasaan, titipan yang kadang bisa dicabut, bisa diambil, berkurang nikmat, hilang dan membuat mati rasa? Bahagia, air mata, suka dan kedukaan yang numpang lewat beberapa saat, yang harus lewat, yang kadang kita sesalkan dengan panjang itu, yang kadang kita persilakan tinggal sedikit lebih lama dari yang seharusnya karena kita senang dalam perasaan yang telah terlalu dalam itu.

Adakah hal hal yang membuat kita jadi takut dalam menjalani kehidupan. Jangan-jangan, selama ini kita terpenjara dalam perasaan memiliki, yang kita ciptakan sendiri. Jangan-jangan, ketika sudah ikhlas melepaskan, apa yang tak pernah benar-benar menjadi milik kita, hidup akhirnya kembali dimulai, untuk hal hal yang lebih menakjubkan. 

Tuesday, June 20, 2023

journal of feelings

perasaan kala itu seperti lautan, dalam, 
dan kita tak akan pernah benar benar bisa memprediksi 
kapan badai itu bisa datang. 

entah karena satu kepak sayap kupu-kupu
 atau gelombang air pasang. 
ia terombang ambing, 
mengikuti ingin lautan. 

apakah kita benar benar bisa mengikuti arusnya yang deras itu? 
atau baikkah menyerah dan tenggelam, 
mengambang menunggu pertolongan.

apakah kita pernah benar benar menjadi penentu arah, 
atau senangnya hanya khayalan dan bualan 
sebelum tidur yang membuat mengantuk.
 
hidup jadi mimpi sebentar, 
semua kali ini tentangmu, 
pemeran utamanya 
di lautan perasaanku yang luas, 
dalam dan tak bertepi. 

kali ini ia masih,
tapi aku paling paham
nakhoda ulung
akan begitu mudah 
mengubah haluan

dari jauh, tujuan itu tak pernah keliatan
hanya laut lepas tanpa tepi

20/06

Monday, June 19, 2023

hari hari baik dari yang lebih baik

pernah nggak sih, menunggu sesuatu hal yang buruk kejadian. kayak, udah punya firasat sebelumnya. ketakutan-ketakutan dari sejak pertama yang membayangi, yang awalnya muncul sedikit demi sedikit, sampe akhirnya memenjarakanmu. buat kamu setiap hari bangun dari tidur dan menantikan, kapankah yang terburuk itu akan terjadi. cukup kuatkah kau nanti menghadapinya?

lalu hari demi hari kau habiskan dengan hatimu yang patah dan bayangan tentang masa depan yang sungguh menakutkan, yang kau pikir akan jadi akhir dari semuanya. yang akan membuatmu kehilangan seluruh harapanmu. kau pikir kau tak akan bangkit lagi kali ini. kau pikir kau sudah tamat dan selesai.

kemudian hal buruk itu terjadi. sialnya, hatimu tak lagi merasakan apa-apa karena kau sudah menyicil duka nya sedikit sedikit dari kemarin. ternyata, pada saat hari itu tiba, kau sudah siap. sialnya, kau jadi ingat kalau kau pernah melewati hal serupa. dan dunia berjalan dengan baik baik saja. ternyata, sekerdil itu perasaan, kalau ia telah lewat waktunya.

kadang ingin menyalahkan perasaan yang begitu mudah tumpah, sedikit demi sedikit. firasat tak enak yang datang, kecil kecil mengiris, tapi tak pernah kau abaikan. rupanya, tubuh sudah tau dari awal, dan mempersiapkanmu untuk akhirnya hari itu tiba. tidak ada yang jatuh dan tumpah. tapi kau tau, masih tersisa sedikit sesak yang akan kau cicil nanti bersama tontonan drama korea sedih yang akan kau tonton nanti. ternyata, tak seburuk yang kau bayangkan.

hidup memang maha misterius, kita tak pernah punya kuasa apa-apa, atau jangan berani-berani berpikir dan berharap kita punya (ilusi) mengendalikannya dengan penuh. jangan melawan arus, dan jadi ikan yang mati, ikutilah arusnya. belajar mengendalikan kemana kau akan pergi, mungkin begitu, mungkin juga tidak, kita tak akan pernah benar benar tau.

mungkin beberapa waktu lagi, bakal mental breakdown terus nangis cuma gara-gara hal kecil, mungkin juga bakal ketawa-ketawa kayak orang gila cuma gara-gara liat meme yang di share teman. atau trenyuh liat bapak-bapak tua yang ngayuh sepeda. hidup semisterius itu, dan Tuhan memang Maha Membolak-balikkan hati manusia, kita bisa apa lagi selain percaya?

19/06/2023

Saturday, June 17, 2023

the closure, for today

aku ingin mencintaimu dengan sederhana
dengan kata kata yang lugas dan tegas
penuh keyakinan dan hal hal yang pasti

aku ingin mengawali semuanya dengan benar
karena apa lah guna kesalahan lalu 
jika tak mengambil pelajaran

satu langkah lebih baik 
dari hari hari kemarin

aku mencintaimu dengan bodoh dan berani
untuk kali pertama yang terlalu cepat
aku tak lagi ingin memiliki apa apa
aku tak mau kehilangan apa apa

perasaan hari ini terasa jelas dari pertama
tidak akan ada yang kalah
untuk mengutarakannya
untuk menginginkan yang lebih

aku telah berjanji pada diriku sendiri
sedikit lebih berani dari kemarin
untuk berani maju, berani pula pergi
berani mempertanyakan kejelasan

untuk hal hal yang membingungkan 
dan malam malam penuh pertanyaan panjang

cintaku dalam dan jarang
tak akan aku lepaskan kesempatan
maupun salah yang akan terulang.
kedua kalinya

//17/6/23

Friday, June 16, 2023

kelimabelas.

yang ingin kusampaikan pada angin dan laut
tentang masa yang lewat
apakah ia memaafkan badai
yang porak poranda
tapi menjernihkan lautan
atau apakah ia membuka tabir
akan petualangan selanjutnya?

setiap dermaga telah jadi perhentian
tapi nakhoda takkan pernah berlama lama tinggal
menyesali setiap keputusan yang keliru
tujuan hanya persinggahan sementara
dari satu ke yang lainnya

setiap langkah dan kerikil
akhirnya jadi tempat menari
untuk apa yang terlewat
tak lagi ingin disesali

setiap lautan adalah pertanyaan baru
yang takkan pernah sampai pada muara

masihkah kau ingin ikut berlayar
dalam petualangan selanjutnya?

16/6/23

Monday, June 12, 2023

Janji, ini yang terakhir

panas terik kota seperti cintaku yang telah sampai ujungnya, di penghabisan
wajahmu masih seperti pujangga untuk semua kata kata yang tiada ujungnya
aku telah menunaikan cinta mencintaimu sampai tuntas
perasaan jadi lebih ringan dibawa kemana mana kalau sudah ikhlas melepas
 
janji, ini yang terakhir
pertemuan untuk memastikan perasaan
bahwa tidak akan ada lagi yang tersisa
semuanya sudah habis terkuras
 
menatap wajahmu seperti mungkin kali terakhir
kesempatan terakhir menjadikannya gelak tawa
seperti awal perjumpaan, hanya percakapan receh menyenangkan
sebelum jadi perasaan yang sudah terlalu berat kubawa kemana mana
 
aku berjanji, ini yang terakhir
seperti yang kau pernah tanyakan tentang semua yang tak lagi punya arti
mengapa masih kutemukan tulus dan kesedihan di wajahmu sedang semua hanya halusinasi
tahun tahun terakhir bersamamu sungguh menenggelamkanku dalam petualangan
 
hanya kau yang akan pernah tau
betapa pernah aku mencintai dengan panjang dan telaten
menghabiskan semua stok kesabaran
tapi semua telah kubayar lunas dan tuntas
 
kau harus berjanji, ini yang terakhir
agar supaya semuanya selesai, dengan tawa ringan
dan cinta yang tak akan pernah sampai akhirnya dilepaskan
bahwa ia tidak akan pernah mati, mengalir jauh pada nadi

hanya kau yang akan pernah paham
betapa hatiku sempat punya nyali 
mencintaimu lebih dalam, lebih lama lagi
sedang matahari akhirnya telah tenggelam

dan pagi seperti lupa
pernah ada
...

Sunday, June 11, 2023

Pulau Pelapis, Kayong Utara #BTS9 #MarmelPontianak

"Bait Yang Hilang"

Aku selalu percaya orang-orang yang traveling ke tempat-tempat terpencil, mengikuti komunitas, kegiatan sosial, berusaha melangkah lebih jauh dan lebih sulit dari kehidupannya yang nyaman, yang biasa, adalah kumpulan orang orang yang pernah kehilangan sesuatu yang begitu besar dari dirinya.

Seutuh dan sesibuk apapun dirinya di hari hari biasa, hatinya selalu merasakan kosong yang belum pernah benar-benar terisi. Ada sesuatu yang bergejolak dalam dirinya, butuh untuk terus dinyalakan dan dihidupkan- dalam kemapanan dan kenyamanan, untuk dihadapkan pada situasi sulit, untuk merasakan kelegaan, pada akhirnya- bahwa hidup punya makna yang lain, yang membuatnya melupakan kekosongan-kekosongan itu. 

Seperti menemukan pemantik-pemantik kecil, api semangat dalam jiwa anak kecil yang polos, berbagi cerita tentang mimpi-mimpi mereka. Apa yang mereka inginkan, seperti berkaca pada diri sendiri, hey, apakah yang kau inginkan? apa yang kau lakukan untuk mengejarnya?

karena hidup bukan berarti kau mulai darimana, kau mulai dari apa, tapi apa yang akan kau lakukan. apakah kau berani melangkahkan kaki, meski kau tau jalannya akan sulit, gelombang akan menghantammu berjam jam dan membuatmu mual, pusing, tak nyaman, ketika sampai juga bukannya kau akan tinggal di tempat yang nyaman, kadang beralas pasir, kadang terbaring dengan sleeping bag namun penuh kerikil, atau air bersih yang begitu sulit dicari hingga kau harus pandai-pandai mencari kenalan baru untuk menumpang tempat mandi. terus menerus meminta pertolongan orang lain- ketika kau tidak lagi mampu menolong dirimu sendiri. 

karena pada akhirnya hidup itu tak punya batas- manusia selalu punya batas kelemahan, dan jangan pernah kecil hati untuk mengakui bahwa kau selalu butuh orang lain, untuk menghidupkan nyala api dalam dirimu yang tak bisa nyala sendiri. bahwa pada akhirnya kau harus melepaskan semua hal yang ada pada dirimu, untuk bisa ringan berjalan- bahwa kau tak bisa membawa terlalu banyak- selain yang muat di tasmu yang mampu kau gendong dalam perjalanan. bahwa kau harus belajar lagi untuk merelakan dirimu sendiri, bahwa kau pada akhirnya, tak pernah benar-benar memiliki apa-apa. 


yang akhirnya akan menemukan sebuah pertanyaan besar, pada pijakan awal, pada bait yang hilang- apakah yang akan kau cari?

yang ke-empat belas

ia seperti jalur trek kereta api yang panjang, tak pernah membuatku menunggu perhentian, terus melaju. kita tak akan pernah selesai menamatkan teka teki dan melanjutkan petualangan, katanya. 

katanya ia dikirimkan dari semesta untuk menjaga hatiku yang patah, entah alasan, atau entah karangannya saja. tapi aku memang sedang patah, dan akan menerima semua bantuan, untuk memulihkan semua patah hatiku. 

jujur aku melupakan semua, hanya percakapan biasa, yang nyaman, yang memberikan rasa aman. karena serapuh apapun aku berkeluh kesah, kau akan datang dan menyelamatkan perasaanku.

kini kau ada di setiap jatuhku- jala pengaman yang akan menampung dan menangkapku tak jatuh terlalu dalam. entah akupun sebaliknya, kuharap dapat menangkap kau yang sedang terjatuh terlalu dalam. kuharap perasaan ini seperti wahana hiburan yang memberikan selingan selingan yang menyenangkan pada hidup yang semakin jahat dan menyakitkan. kuharap sedikit banyak, kau bisa tertawa dan menertawakannya.

kau hadir seperti rumah tetangga sebelah yang bebas aku singgahi kapanpun dengan pintu terbuka dan menyambutku dengan hangat, entah aku sedang berderai air mata, atau tertawa jatuh cinta. 

apalagi yang bisa kuingat setelah hari keempatbelas, sebelum semuanya terjadi dan airmata hanya bisa tumpah karena perasaan bersalah.

hari itu tidak ada firasat tidak enak atau apapun, tapi hatiku sedikit merasakan ada yang janggal pada tatapanmu di bawah rembulan, tapi- setelah kupikir lagi- aku sudah terlalu sering merasakan tatapan itu. mungkin selama ini bukan aku yang tidak peka, mungkin aku lah yang telah terbiasa melihat perasaan itu- bertahun tahun lamanya, dan menganggapnya itu adalah perasaanmu yang wajar dan biasa.  bukankah memang gajah yang di pelupuk mata tak akan pernah tampak.

kalau jujur dan menelusuri perasaan-perasaan yang indah dan menakjubkan, pasti lah ada sesuatu jejaknya di sana. di hari hari yang menyenangkan, dan mendebarkan. mungkin jadi alasan kenapa semua perjalanan itu menjadi menyenangkan, dan aku tak mau yang lain lagi. 

seseorang pernah bilang, mungkin jika kita disini, pada tahap ini selama bertahun tahun, mungkin ini lah kadar dan porsi yang paling pas- yang paling nyaman, tempat yang paling nyaman dan porsi yang cukup di hidup kita. tidak kurang, tidak lebih.

mungkin, semua akhirnya akan baik baik saja.

Friday, May 26, 2023

pertemuan demi pertemuan

pertemuan pertama.

hanya sekelebat yang masih aku ingat
tak ada pula yang membuatnya jadi benar benar menarik
hanya aku sadar kau terpaku sejenak
melihatku disana

matamu ingin tau
tapi tak pernah benar benar menanyakan apa apa
mungkin terlalu lancang untuk sebuah nama
apa dan kenapa

aku selalu menganggap semuanya remeh temeh
di awal, memendam ekspektasi apa apa
pada segala informasi dan pengetahuan baru
aku senang menyelami hanya permukaan rasa penasaran itu

kita kemudian beberapa kali bertatap muka
kau seperti tertegun melihatku
disana, disini beberapa kali pada kesempatan
kebetulan, lagi senang berkunjung

tak ada yang pernah benar benar dalam ingatan
seperti dunia yang sibuk berjalan
meninggalkan mereka 
yang berupaya keras melupakan,
kemudian tertinggal

kedua.

ada yang janggal pada radarku
saat itu begitu ramai
aku tak begitu suka di keramaian
dan aku terlalu senang abai dan melewatkan kesempatan

kau seperti ingatan kabur
yang telah dihapus memori 
pada orang orang yang lalu 
di kehidupan kemarin yang telah lama lewat

tapi kau kembali tertegun
dan otakku berputar keras
memulai percakapan

mungkin aku tak senang berandai
saat itu hidupku sedang sibuk dan ramai
aku senang bertanya tanya
mungkin kau senang memberikan jawaban

ketiga.

hidup selalu tentang apa yang terjadi
ketika kita begitu tenggelam dalam banyak hal
suka duka patah hati berkali kali
kembali menghidupkan angan dan ekspektasi yang terlalu tinggi

kemudian jatuh dan menyesali 
semua kemungkinan yang pernah diupayakan
untuk kemudian kembali lagi belajar berlari

aku terlalu pandai berhitung maju
untuk semua kata yang telah kau ucapkan
untuk kalkulasi semua yang terjadi pada saat ini
dan pada masa depan

aku senang menemukan diriku
membuat kesalahan

keempat.

apakah kesempatan itu pernah benar benar ada
atau aku yang salah membaca garis tanganku sendiri
aku tak pernah benar benar ingin menyelam
hanya bosan di permukaan

semuanya begitu ringan dan mudah
gelas transparan yang membuatku berhati hati
hingga akhirnya aku
yang sendiri dan kebingungan

mungkin aku salah dari kali pertama
mungkin aku telah salah mengingat semua awal mula

dan hari ini, semuanya menimbulkan pertanyaan pertanyaan baru
seperti yang lalu lalu 
terjadi di kepalaku saja



26.05.2023

Sunday, May 21, 2023

tentang ia

cinta adalah kebodohan, hal hal yang tidak akan pernah bisa diduga dan direncanakan. kekanakan, menggelora, menghidupkan. tidak punya timeline waktu, bisa terjadi kapan saja, besok, hari ini, dengan orang yang tepat, dengan orang yang salah. perasaan yang ganjil di dalam hati, tidak semua orang perlu tau, beberapa juga dikabarkan kepada semua orang, beberapa diungkapkan dengan cara yang istimewa, beberapa diungkapkan dengan cara yang tak lazim, beberapa dilampiaskan dengan tidak masuk akal dan tak wajar, beberapa didiamkan dan dipendam bertahun tahun lamanya, kemudian akhirnya menyadari hal itu hilang dengan sendirinya, beberapa jatuh cinta di saat saat tertentu saja, setelahnya biasa saja.

ia juga bisa hilang, secepatnya. kau terbangun dan perasaan itu sudah hilang, tidak berbekas. ia juga bisa kau rencanakan, kau upayakan agar ia tidak lagi kembali dan merusak hari-hari bahagiamu ketika ia mendatangkan penderitaan yang telah terlalu lama tinggal. ia bisa membuatmu jatuh cinta dengan kewarasanmu lagi, ia bisa membuatmu menyadari untuk jatuh cinta sekali lagi dengan dirimu.

cinta tidak harus selamanya, mungkin hampir semua orang memilikinya, dengan penuh, dengan setengah, dengan sedikit, dengan penuh keraguan, dengan janji seumur hidup, dengan pengorbanan tunggang langgang, atau disimpan dengan dirinya sendiri saja.

cinta adalah rasa hangat saat ini, kini dan beberapa saat, atau bertahan dalam waktu yang panjang. perasaan kasih, yang muncul dengan variabel-variabel yang tidak terduga, indikator absurd. kadang juga ia sudah diniatkan dalam pikiran- untuk menolak- menghindari yang jelas jelas, menurut pengalaman akan mendatangkan masa depan yang buruk. hitung-hitungan. semakin berumur dan berpengalaman, cinta akan semakin pandai berhitung, tapi juga semakin kesepian. 

tapi apapun itu, aku percaya ia akan selalu datang, sendiri atau bersama kawan. dari diri sendiri, untuk diri sendiri, atau semakin banyak bila dibagikan ke semua orang, kepada kucing di jalan, atau anak bayi yang tersenyum menatapmu di taman, satu paket dengan semesta, satu paket dengan derita.

21 maret 2023

Wednesday, May 17, 2023

perjalanan malam

bukan salah cuaca
matahari yang begitu terik
atau kesibukan kesibukan
malam ini hanya rasanya
semuanya berkelana

padahal logika sudah berhitung
semuanya masuk dan hidup berlanjut
tapi hati tetap gulana
ingin rindu, menginginkan sesuatu

katanya daun gugur itu 
memang takkan pernah membenci angin
sebab ia tau, begitulah adanya

hanya pada apa apa yang hilang
kesedihan mengintip dan mencekam
diam diam ia mengerumuni 
mempengaruhi keyakinan yang teguh

semuanya telah ditetapkan
ketetapan yang paling baik
tapi tetap saja ada
yang membisikkan kesedihan itu

maka ambil kunci 
dan kita pergi
mengarungi malam
melakukan sesuatu
yang kecil, yang ringan
yang meredakan

pada akhirnya kelegaan
dan kelapangan hati
kembali memenuhi dada
di ujung perjalanan itu

lain kali, 
ketika cobaan itu datang lagi
kita akan terus berjalan, 
dan mengingat yang telah lalu

kita akan terus bertahan
mencoba yang terbaik
semampunya, 
secukupnya.

17/05/2023

Friday, May 12, 2023

debar

satu langkah yang berakhir
selembar daun menguning akhirnya gugur
pada musim yang akhirnya tiba

semua datang pada saatnya
dan kan pergi dalam masanya

aku kan mengenangmu setiap kali
pencipta menghembuskan rindu 
pada kekasih tanpa rupa
hanya perasaan debar dalam hati

kunamakan cinta setiap kali
hati terlarut pada rahasia
tak pernah ada formula
atau kajian penuh kata

hanya perasaan yang luruh
dan dada yang lapang 
menerima segala sukacita
hingga akhirnya duka

cinta yang penuh menguatkan hati
menjadikannya kuat dan tabah menjalani hari
ia tak pernah datang untuk melemahkan jiwa
tapi mengobarkan api
mampu menghadapi semua yang dilalui

kadang pula ia gagal
sudah waktunya ia pergi dan berhenti
maka pada kemarau dan musim yang gugur
pelan pelan waktu akan berganti
dan kau bersiaplah
menjalani musim yang baru
dengan hati yang lebih lembut
jiwa yang kuat
dan api yang terbakar menyala 

cinta itu selalu ada di dalam hatimu
dengan penuh sabar
menunggu akhirnya kembali mekar


.
pontianak, 12 mei 2023

Wednesday, May 3, 2023

Welcome, May: Bilas Muka, Gosok Gigi, Evaluasi!

Udah memasuki bulan yang baru lagi, kesempatan untuk memulai dari "1", kesempatan yang buat mencoba hal hal yang baru, setelah mungkin bulan yang lalu kita mentok, ketemu jalan buntu, atau merasa gak ada progres. Saatnya punya 'feel' bahwa ada suatu harapan yang baru, pilihan yang bisa kita lakukan, perasaan kalau di depan, di hari hari ke depan masih ada harapan.

Di antara hal hal klise, memotivasi diri sendiri mungkin berguna, lewat kata kata penyemangat, buku buku pengembangan diri. Sebenarnya semua teori itu sudah sering lewat, tapi memang sebagai manusia, kita cepat lupa, kalau nggak diulang-ulang. Kayak motivasi yang harus digali setiap hari. Karena berat setiap hari tuh gak sama, kadang ada hari hari yang terasa lebih berat dari biasanya. Untuk kita kemudian jatuh habis-habisan kayak gak bisa ngeliat cahaya lagi. Kemudian hari berlalu, lalu rasanya begitu ringan seperti semua yang terjadi kemarin itu tidak ada artinya apa apa lagi. Tapi di hari itu, nilainya beda. Mungkin karena itu juga diperlukan support system yang baik, atau cara-cara standar operasional prosedur untuk menangani hari hari yang buruk. Yang diluweskan lagi dengan pengalaman-pengalaman.

Kadang, aku melihat tulisan-tulisan, atau apa aja yang sudah lewat dalam berbagai bentuk, ada rasa malu, buat speak up, buat berceloteh dan beropini. Tapi, kupikir- hal hal itulah, baik buruk, kebaikan kesalahan itulah yang membentuk kita. Hidup akan terus berjalan entah ia berjalan baik atau buruk. Semuanya datang silih berganti, kadang kita merasa yakin, kadang juga kebingungan.  

Kadang hati harus sedikit lebih lapang juga untuk menerima kekurangan, kejelekan diri sendiri- memaafkan diri sendiri, tak hanya senang dan ingin menikmati hal hal yang menyenangkan saja.  Selain itu, mau berbagi beberapa konten yang kayaknya buat aku bisa bertahan. Waktu otak lagi kurang fokus, mencari yang kurangnya saja di hidup, kemudian ngerasa low vibes. Tenangkan diri, dan diingatkan dengan konten-konten ini buat lebih survive. Seperti kata rumi, "Dont Feel Lonely, The Entire Universe is Inside You. Stop Acting So Small. You are The Universe in Ecstatic Motion. Set Your Life On Fire- Rumi".

1. Einzelganger

Isinya video-video dengan visual yang simpel, berasa lagi ngobrol sama temen, dinasehatin dengan nada lembut tentang filsafat sehari-hari yang stoic banget. Kayak lagi ngingetin kalau yuk bisa yuk lewatin, santai aja, bisa kok. Haha. 

2. Gita Wirjawan :

Kalau soal konten edukasi, pendidikan, kebangsaan- yang berat berat deh. Gak ada lawan sih Pak Gita ini, ngobrol sama orang expert di semua bidang, semua lini. Pokoknya kalo kamu udah ngerasa stuck sama apa yang dipelajarin dan ngerasa 'bisa', wajib nonton videonya biar selalu ngerasa 'hungry and foolish' deh buat explore perspektif-perspektif dan referensi-referensi sources, buku-bukunya. Bikin selalu ngerasa lebih 'produktif' dan terinspirasi buat melakukan sesuatu sesuai passion dan bidang yang lagi ditekuni biar kecipratan pemikiran-pemikiran bernasnya.


3. Dr Fahrudin Faiz

Nah, kalau mau memperdalam yang agamis, spritualism, khususnya islam- yang agak ke arah daily philosophy gitu aku sukanya dengerin Dr Fachrudin Faiz ini, sebenernya dia ada beberapa channel gitu gak tau deh yang mana yang official, biasanya udah muncul di beranda aja. Biasanya dia juga mengkaji beberapa ayat al quran dan bikin memperdalam makna-makna islam yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Gaya penyampaiannya juga nyenengin dan nenangin.


4. Tam Kaur :

Sebagai cewe cewe aestetics yang butuh referensi dan dibesarkan dengan serial gossip girls penuh rumpi dan drama, lol. Aku suka nontonin youtubenya Tam Kaur, awalnya gara-gara baca orang-orang lagi suka dengan thewizardliz, cuma keknya aku kurang cocok dengerinnya. Terus direkomendasiin ma yutub nonton ini terus suka, asik buat didengerin pagi pagi bangun tidur karena doi ini ceritanya semangat banget dan positif vibes, berasa lagi rumpi, girls talk, dan disemangatin sama temen buat memotivasi jadi girl bosss yang tetap harus chick dan High Value! 


5. Ferry Irwandi :

Terdampar karena video 'nyindir' jouska yang dibuat nya kemudian gak berapa lama dia bikin konten-konten yang related dengan isu-isu terkini, tema-tema yang beragam tapi rootnya keuangan,-politik sebagai alumni anak stan, staf kemenkeu yang kemudian berhenti jadi pns dan jadi full time content creator, menurutku isi kontennya menarik, kadang dalam juga membahas isu-isu kekinian dengan gaya bercerita dan menyampaikan informasi, serta sedikit dorongan untuk berpikir lebih kritis terhadap pemikiran-pemikiran mainstream, maupun produk-produk mainstream. Juga menawarkan beberapa pemikiran yang menarik dan berbeda yang seru buat diikutin dengan visual yang asik.